Oleh: Redaksi e-Newsletterdisdik | November 3, 2008

Depdiknas Berikan Anugerah Ki Hajar dan e-Learning Award 2008

Depdiknas Berikan Anugerah Ki Hajar dan e-Learning Award 2008

Jakarta, Selasa (28 Oktober 2008)–Departemen Pendidikan Nasional (Depdiknas) memberikan anugerah Ki Hajar dan e-Learning Award 2008. Penghargaan Ki Hajar Award 2008 diberikan kepada pelajar tingkat sekolah menengah pertama (SMP) hasil seleksi tingkat nasional peserta kuis Ki Hajar Award. Sementara anugerah e-Learning Award diberikan kepada individu, lembaga, atau komunitas yang telah memberikan perhatian dalam mengembangkan dan menerapkan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) di dunia pendidikan.

Kepala Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan (Ka Pustekkom) Depdiknas Lilik Gani memberikan penghargaan kepada para pemenang di Gedung Pewayangan Kautaman Komplek Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Selasa (28/10/2008) malam.

Hadir pada acara Menteri Pendidikan Nasional Bambang Sudibyo, Menteri Negara Riset dan Teknologi (Menristek) Kusmayanto Kadiman, dan Kepala Pusat Informasi dan Humas Depdiknas M.Muhadjir.

Penghargaan Ki Hajar Award 2008 pemenang I diraih oleh Nisa Karima, pelajar SMPN 115 Jakarta berhak memperoleh piala dan beasiswa sebanyak Rp.70 juta dan satu paket computer. Pemenang II diraih oleh Robert L.Sianturi, pelajar SMPN 182 Jakarta mendapatkan piala dan beasiswa sebanyak Rp.60 juta, sedangkan pemenang III diraih oleh Imelda Elisabeth Silaban, pelajar SMPN 3 Medan Sumatera Utara mendapatkan piala dan beasiswa sebanyak Rp.40 juta.

Adapun anugerah e-Learning Award 2008 terdiri atas tiga kelompok yakni, kelompok korporat, pendidikan tinggi dan komunitas, dan kelompok sekolah. Pada kelompok korporat dibagi dua kategori. Untuk kategori e-learning korporat penghargaan berturut-turut diberikan kepada PT.Telkom ( www.telkom.co.id ), PT Indosat Tbk. ( www.indosat.com ), dan Bank Internasional Indonesia ( http://www.bii.co.id ), sedangkan pada kategori pengembangan konten dan software e-learning diraih oleh PT.Bamboomedia Cipta Persada ( www.bamboomedia.net ), Indonesian Virtual Company ( www.invir.com ), dan Universitas Bina Nusantara ( www.binus.ac.id ).

Pada kelompok pendidikan tinggi dan komunitas dibagi dua kategori. Untuk kategori e-learning pendidikan tinggi dan komunitas juara I, II, dan III berturut-turut Fakultas Ekonomi Universitas Brawijaya ( http://fe.unibraw.ac.id ), Institut Pertanian Bogor ( http://web.ipb.ac.id/~tepfteta/ikon ), dan jurusan Matematika FMIPA ITS ( http://mathematics.its.ac.id ), sedangkan kategori Blog edukatif juara I, II, III diraih berturut-turut oleh Romi Satria Wahono ( http://www.romisatriawahono.net ), Soetrisno ( http://www.chem-is-try.org ), dan Heribertus Heri Istiyanto ( http://www.istiyanto.com ).

Pada kelompok sekolah dibagi tiga kategori. Untuk kategori e-learning sekolah pemenang I, II, dan III berturut-turut SMK Wikrama Bogor, Jawa Barat ( www.smkwikrama.net ), SMAN 87 Jakarta ( www.sman87.net ), dan MAN 9 Jakarta ( www.man9jkt.web.id ). Pemenang kategori telekolaborasi online juara I, II, dan III berturut-turut diraih oleh SMKN 6 Jakarta ( www.smkn6dki.or.id ), SMAN 2 Bandar Lampung ( http://atophysics.wordpress.com ), dan SMAN 36 Jakarta ( http://www.sma36.info ).

Adapun kategori blog edukatif juara I, II, dan III berturut-turut diraih oleh SMAN 2 Pahandut Palangkaraya Kalimantan Tengah ( http://fisikarudy.wordpress.com ), SMKN 3 Jakarta ( http://dedidwitagama.wordpress.com ), dan MAN Pangkalan Bun Kalimantan Tengah.

Mendiknas menyampaikan, penghargaan Ki Hajar dan e-Learning Award adalah salah satu bentuk sosialisasi pemanfaatan TIK untuk pedidikan. Sasaran dari kedua penghargaan ini, kata Mendiknas, adalah pengguna TIK untuk pendidikan yaitu siswa pengembang konten dan aplikasi TIK pendidikan, serta penyediaan jasa pendidikan berbasis TIK. “Saya yakin jika siswa disadarkan akan pentingnya peran TIK dalam memfasilitasi belajar maka mereka akan lebih terdorong untuk memanfaatkan TIK sebagai sumber belajar di luar buku dan guru,” katanya.

Lillik menyebutkan, jumlah peserta Ki Hajar Award pada 2006 sebanyak 1.600, pada 2007 diikuti sebanyak 10.839 peserta, dan pada 2008 diikuti sebanyak 19.380 peserta. Untuk tahun 2009, kata dia, Ki Hajar Award direncanakan tidak hanya diikuti siswa SMP, tetapi juga siswa sekolah dasar dan sekolah menengah atas dari seluruh Indonesia . “Program ini ditargetkan diikuti oleh sebanyak empat puluh ribu peserta,” katanya. [Portal Berita Pendidikan]

About these ads

Responses

  1. Kapan ya Sekolah di Sumbar akan memperoleh Reward Ki Hajar………………? Lampung dan Kalimantan saja bisa? Tq

  2. Kota pelaksanaan kihajar award untuk kalimantan barat thn 2009 dimana ya? Bls thanks

  3. Ki hajar tuk sma kpn sih da’a??
    Krm slm bwt tmn2 kihjr 2007. .
    Sukses y?

  4. Mantab…Pnghargaan Ki Hajar Dewantara ini akan meningkatkan semangat2 para guru2 di sumbar untuk lebih aktif untuk memanfaatkan TIK untuk pembelajaran

  5. tolong ..buatkan juga dong,,ajang prestasi untuk anak SMA


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 70 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: