Oleh: Redaksi e-Newsletterdisdik | Desember 23, 2009

Program Aplikasi Sekolah, Jembatan Penghubung Sekolah dengan Masyarakat

Program Aplikasi Sekolah, Jembatan Penghubung Sekolah dengan Masyarakat

Oleh: Desmalinda,
Guru SMAN 10 Padang

Desmalinda, Guru SMAN 10 Padang

Perkembangan teknologi informatika yang sedemikian pesat membawa dampak pada dunia pendidikan kita. Ada banyak hal yang dapat kita lakukan dengan memanfaatkan teknologi tersebut sebagai sarana untuk memperlancar proses pendidikan dan pembelajaran. Pemanfaatan ini diyakini sangat mendukung upaya peningkatan keberhasilan proses pendidikan dan pembelajaran. Dalam berbagai kegiatan pendidikan peranan teknologi sudah terbukti sangat membantu kelancaran prosesnya. Oleh karena itulah, maka diharapkan seluruh elemen pendidikan menyadari pentingnya peranan teknologi bagi dunia pendidikannya.

Dan, salah satu aspek penting yang dapat memanfaatkan eksistensi teknologi ini adalah aspek hubungan sekolah dengan masyarakat. Dengan memanfaatkan perkembangan teknologi ini, maka terbuka luas kesempatan bagi semua pihak, dalam konteks ini masyarakat atau orang tua siswa untuk memantau secara langsung hasil proses pendidikan yang dijalani oleh anak-anaknya. Hal ini merupakan satu bentuk perkembangan pola pengelolaan program pendidikan. Jika selama ini masyarakat, orangtua hanya dapat mengetahui perkembangan hasil proses pendidikan anak-anaknya setiap semester atau akhir tahun pelajaran, maka dengan penerapan dan pemanfaatan teknologi dalam dunia pendidikan memungkinkan orang tua untuk setiap saat dapat mengetahui perkembangan pendidikan anak-anaknya.

Hal ini semakin lengkap saat teknologi komunikasi terbuka dan memasuki kehidupan masyarakat secara global. Kehidupan semakin terbuka untuk semua orang sebab teknologi komunikasi dengan internet telah menjadikan dunia begitu dekat dan tidak berliku-liku lagi. Di setiap daerah, tempat masyarakat dapat mengakses berbagai hal dari internet. Setiap orang dapat berkomunikasi dengan orang lain walaupun mereka berada pada letak geografi yang berbeda, bahkan berjauhan. Dengan terkoneksinya mereka dalam sebuah jaringan, maka mereka dengan mudah dapat berhubungan, berkomunikasi. Dan, koneksi inilah yang selanjutnya membuka pengetahuan dan kesadaran kita atas pentingnya pengetahuan dan keterampilan teknis.

Program Aplikasi Sekolah (PAS)

Program aplikasi sekolah merupakan program aplikasi teknologi ke dalam dunia pendidikan sebagai upaya untuk mempermudah sistem pelayanan dan pendidikan yang dilakukan di sekolah. dengan menerapkan program aplikasi sekolah ini, diharapkan dapat tercipta sebuah jembatan yang menghubungkan sekolah dengan masyarakat. Selama ini yang terjadi adalah terbatasnya kontribusi masyarakat ke dalam proses pendidikan sebab koneksi mereka ke dalam proses pendidikan belum maksimal. Orangtua tidak secara langsung mengetahui segala hal yang dialami oleh anak-anaknya di sekolah, termasuk perubahan-perubahan yang dialami anaknya pada saat mengikuti proses pendidikan.

Program aplikasi sekolah merupakan program aplikasi yang memberikan kesempatan seluas-luasnya kepada masyarakat untuk secara aktif berperan serta secara aktif dalam proses pendidikan dan pembelajaran. Hal ini sangat penting sebab selama ini yang terjadi adalah adanya anggapan bahwa sekolah merupakan sebuah institusi tersendiri dalam masyarakat. Padahal jika kita telaah, sekolah dan masyarakat adalah satu kesatuan integral dari komunitas hidup dengan kontribusi yang saling mendukung. Untuk dapat mencapai tujuannya, maka sekolah dan masyarakat harus berperan bersama sesuai dengan kapasitas dan kontribusinya. Oleh karena itulah, maka perlu kesempatan masyarakat, ornag tua siswa untuk selalu dapat mengakses perkembangan hasil proses pendidikan anak-anaknya. Mereka harus dapat memperoleh informasi secepatnya tentang kondisi anak-anaknya tersebut sehingga dengan demikian, maka orangtua dapat menempatkan diri secara proporsional.

Orang tua memang menbutuhkan alat komunikasi yang tidak ribet dan dapat diakses dimana saja. Orangtua harus dapat secara mudah memperoleh informasi, bahkan saat sekolah libur dan orangtua berada di luar kota. Hal ini sangat mungkin terjadi sebab banyak orangtua yang aktif bekerja sehingga tidak banyak waktu ke sekolah. Dalam konteks inilah, peranan Program Aplikasi Sekolah dapat menuntup kebutuhan informasi secara bebas bagi masyarakat, orang tua siswa. Setiap saat masyarakat, orangtua dapat mengakses informasi banyak hal tentang sekolah.

Selama ini komunikasi sekolah dengan masyarakat, orangtua siswa dilakukan secara face to face sehingga seringkali hal tersebut terkendala oleh berbagai kepentingan yang kadang berbenturan. Pola kehidupan yang dijalani oleh setiap orang sangat berbeda sehingga tidak sedikit orangtua yang sedikit sekali kesempatannya untuk berkomunikasi face to face dengan sekolah, khususnya wali kelas anaknya. Akibatnya, setiap kali ada undangan untuk berkonsultasi, maka seringkali jadwal yang dibuat oleh wali kelas, sekolah tidak terpenuhi. Kalaupun terpenuhi, maka hanya salah satu dari orangtua siswa yang mendatanginya dan mendapatkan informasi tentang anaknya. Hal ini jelas kurang kontributif bagi kelancaran proses pendidikan. Banyak masalah yang tidak terselesaikan secara maksimal dan banyak membuang waktu sia-sia.

Dengan penerapan dan pemanfaatan teknologi informasi melalui program aplikasi sekolah, maka keterbatasan tersebut dapat ditembus dan dipermudah. Dan, jalur informasi sekolah dengan masyarakat semakin terbuka sehingga masyarakat dapat mengetahui dan selanjutnya berperan aktif dalam proses pendidikan dan pembelajaran di sekolah. Hal ini sangat penting sehingga tidak terjadi missunderstanding atas kondisi anak didik di sekolah dan di lingkungan keluarga. Salah pengertian yang sering terjadi adalah mengetahui kondisi, sikap anak di sekolah dan di lingkungan keluarga. Artinya, seringkali terjadi perbedaan info sikap anak didik pada saat di sekolah dengan di keluarga, apalagi di masyarakat. Anak-anak yang manis saat berada di lingkungan keluarga ternyata dapat saja menjadi anak-anak bengal saat berada di lingkungan masyarakat, yang selanjutnya berdampak pada kondisi saat berada di sekolah. Jika hal ini dibiarkan, maka yang terjadi penanganan yang kadaluwarsa.

Orang tua mengetahui anaknya bermasalah jika sudah mendapatkan panggilan dari sekolah. Stadium empat, gawat!!

Kondisi seperti ini menempatkan orangtua hanya sebagai konsumen dalam proses pendidikan dan pembelajaran. Padahal, didalam konteks pendidikan, orangtua adalah salah satu elemen yang bertanggungjawab terhadap proses dan hasil pendidikan yang diselenggarakan di sekolah. Dan, sebagai bagian dari proses pendidikan, maka peran serta orangtua sangat dibutuhkan sebagai pendukung proses. Dalam hal ini peran serta orangtua adalah sebagai pemantau perkembangan anak didik dan segera melakukan langkah konkrit terhadap anaknya jika di dalam proses pendidikan anaknya mengalami perubahan yang signifikan. Jika orangtua benar-benar mengambil posisi secara benar, maka segala permasalahan yang dihadapi oleh anak-anaknya segera data diketahui sebelum kondisi tersebut parah. Disinilah pentingnya program aplikasi sekolah dalam mendukung program sekolah.

Terkait dengan program sekolah, pemanfaatan program aplikasi sekolah dapat memuat banyak aspek kegiatan dan kebutuhan proses pendidikan. Bahkan dengan program ini, maka sekolah dapat memberikan informasi atau menerima informasi dari masyarakat atas eksistensi sekolah dalam masyarakat. Secara online sekolah dapat melayani kebutuhan masyarakat atas segala hal terkait dengan kegiatan pendidikan dan pembelajaran yang diselenggarakan. Masyarakat, orangtua siswa dapat mengakses langsung informasi mengenai anak-anaknya dan memberikan masukan info kepada sekolah terkait dengan kondisi anak-anaknya tersebut.

Dibutuhkan tenaga yang kompeten dan sarana yang memadai

Sebagai hasil perkembangan teknologi informasi yang dapat dikatakan baru, tentunya program ini tidak dapat diserahkan kepada sembarang orang. Artinya, tidak sembarang orang dapat menerapkan dan menangani program ini sesuai dengan konsep dasarnya. Oleh karena itulah, maka perlu adanya orang-orang tertentu yang secara signifikan menguasai teknologi tersebut dan menangani setiap aspek terkait dengan penerapannya. Tenaga ini harus dapat sebagai programmer, operator maupun teknisi, tetapi setidaknya sebagai operator yang handal sudahlah cukup.

Program aplikasi sekolah memang membutuhkan orang-orang khusus yang mempunyai kemampuan untuk mengoperasikan semua kegiatan sehingga tujuan program benar-benar dapat dinikmati masyarakat. Dalam hal ini tenaga khusus tersebut bertindak sebagai admin yang memoderatori setiap hal terkait dengan upaya melayani masyarakat secara maksimal. Dengan demikian, tenaga operasional ini tidak hanya kompeten dalam bidang teknologi informasi ini, melainkan juga mempunyai rasa tanggungjawab profesi dan dedikasi yang tinggi serta loyal terhadap kegiatan. Hal ini karena petugas harus melayani masyarakat setiap saat dibutuhkan dan hal tersebut berarti petugas harus siap, stand by setiap saat.

Oleh karena itulah, maka agar program ini dapat berjalan sebagaimana konsep dasarnya, sekolah harus benar-benar mempersiapkan segala hal terkait dengan program. Dalam hal ini yang kita perlukan adalah sarana prasarana dan tenaga yang menangani program ini. Tentunya jika program ini tidak didukung dengan dua hal ini, semua hanya menjadi sesuatu yang enak didengar tetapi pahit dirasakan. Dan kita tidak mungkin menambah program seperti ini, sudah terlalu banyak program yang hanya manis saat didengarkan, tetapi sangat pahit di dalam pelaksanaannya. Programnya sangat bagus dan jelas tergambarkan hasil yang sangat bagus, tetapi ketika program tersebut diterapkan ternyata sama sekali tidak memberikan kontribusi positif bagi perkembangan dan pengembangan pendidikan secara umum dan khususnya kualitas sekolah.

Tentunya untuk menangani program ini memang dibutuhkan pembiayaan yang cukup besar, tetapi dengan pemrogram yang bagus, semua itu dapat diatasi. Sekali lagi kita perlu memberikan kesempatan seluas-luasnya untuk berperan dalam mewujudkan program ini. Tentunya dalam hal ini kita berdayakan peranan komite sekolah sebagai stakeholder pendidikan. Kita seharusnya menyadarkan atas peran dan tanggungjawab serta kewajiban masyarakat terhadap perkembangan dan pengembangan sekolah secara keseluruhan, khususnya masyarakat yang menyekolahkan anak-anaknya di sekolah kita. Bukankah program ini juga untuk memberikan pelayanan prima bagi masyarakat, orangtua anak didik?!

Tenaga yang kompeten dapat kita peroleh dengan memberikan pelatihan khusus kepada salah seorang personil sekolah. Sebenarnya untuk menguasai teknologi informasi ini tidak terlalu rumit jika kita sudah mempelajarinya secara intens. Dan, untuk penguasaan ini tidak membutuhkan waktu yang lama. Oleh karena itulah, maka sekolah perlu memberikan pelatihan dengan cara mengikutkan personil tersebut dalam kegiatan-kegiatan peningkatan kualitas terhadap teknologi informasi, khususnya terkait dengan program aplikasi sekolah ini. Sementara untuk masalah sarana prasarana, sekolah dapat melakukan rembug bersama dengan komite sekolah untuk dapat mewujudkan program ini. Setidaknya yang kita butuhkan dalam hal ini adalah seperangkat komputer dengan kapasitas spesifikasi yang memadai dan sambungan jaringan internet. Dan, jika sarana ini kita perhitungkan, sebenarnya relative murah untuk sebuah program yang sangat bagus bagi dunia pendidikan. Kiranya, masyarakat, orangtua siswa tidak menolak jika sekolah menjelaskan secara detail tujuan program untuk kemajuan ke depan dari proses pendidikan di sekolah.

Aspek Pendukung dan Kendala penerapan PAS

Sebagai sebuah program, tentunya tidak lepas dari pendukung dan kendala pada saat penerapannya. Hal ini merupakan perimbangan kondisi sehingga kita dapat menganalisa signifikan dan tidaknya program kita terapkan pada saat sekarang. Setiap kegiatan kegiatan memang selalu membawa aspek pendukung dan penghambat atau kendala kegiatan. Dalam hal ini selanjutnya hal terpenting adalah terlaksananya program sebaik-baiknya. Tetapi, dalam hal ini kita perlu mengetahui beberapa aspek yang mendukung dan mengambat dalam penerapan program aplikasi ini. Dengan mengetahui aspek pendukung dan penghambat, Selanjutnya kita dapat melakukan koreksi dan melakukan revisi atas program yang sudah dicanangkan.

Setidaknya kita perlu mengetahui bahwa program ini membutuhkan sarana dan prasarana serta tenaga khusus yang bertugas mengoperasionalkan program sebaik-baiknya. Disamping itu, kita membutuhkan jaringan internet sehingga program dapat berlangsung secara on line dan dapat secara langsung diakses oleh masyarakat dari jaringan internet, di rumah ataupun melalui warnet-warnet yang sekarang ini sudah tersebar hingga wilayah desa. Jika jaringan internet sudah cukup bagus di wilayah, maka setiap masyarakat, orangtua dapat mengakses darimana saja.

Dengan program ini, maka ke depannya, orangtua tidak harus datang ke sekolah untuk mengetahui kondisi anak-anaknya. Orangtua tidak perlu berduyun-duyun ke sekolah hanya untuk mengetahui hasil proses pendidikan anaknya di akhir semester atau akhir tahun. Dalam hal ini orangua hanya perlu datang ke warnet dan mengakses jaringan sekolah atau program aplikasi sekolah dan mengunduh setiap hal yang dibutuhkan terkait dengan kondisi hasil belajar anak-anaknya.

Memang, perkembangan teknologi informasi yang sangat pesat merupakan aspek utama yang medukung penerapan program aplikasi sekolah ini. Dengan tersebarnya jaringan internet ke berbagai penjuru dunia, maka setiap orang data mengakses apapun yang diinginkan dan dibutuhkannya dari internet. Internet adalah dunia luas yang mampu kita kelilingi dari rumah, melalui seperangkat komputer.

Permasalahan timbul ketika kita menyadari bahwa tidak semua orangtua menguasai teknologi informasi ini. Hal ini harus menjadi perhitungan sebab tujuan pelayanan prima bagi masyarakat, orangtua siswa tidak dapat terjangkau secara keseluruhan akibat kemmapuan orangtua yang tidak sama. Terus terang saja, masih cukup banyak orangtua yang belum menguasai teknologi informasi sehingga program yang kita anggap bagus ini bagi mereka sama sekali tidak berguna. Untuk hal tersebut, kita perlu melakukan sosialisasi program sebaik-baiknya kepada masyarakat, khususnya orangtua siswa. Dalam hal ini kita sekaligus mengajak mereka untuk melek teknologi agar mampu mengikuti dinamisasi sekolah dan dunia pendidikan.

Bagaimanapun dunia pendidikan harus selalu mengeikuti setiap perkembangan yang terjadi dalam kehidupan. Hal ini karena dunia pendidikan merupakan upaya untuk mengapresiasi kebutuhan yang tumbuh dalam kehidupan dan selanjutnya menciptakan sebuah proses yang mampu memberikan bekal bagi anak didiknya. Bekal terbaik merupakan tujuan akhirnya. Pada sisi lainya, pembekalan kepada anak didik merupakan salah satu bentuk pelayanan prima bagi masyarakat. Oleh karena itulah, maka setiap elemen terkait dalam proses pendidikan harus memahami setiap program yang dicanangkan oleh sekolah.

Dan, Program Aplikasi Sekolah (PAS) yang diterapkan di sekolah merupakan bentuk pelayanan prima bagi masyarakat sehingga secara dini dapat memberikan bantuan dan peran sertanya dalam dunia pendidikan. Setiap sekolah memang perlu melakukan revolusi atas pelayanan terhadap masyarakat sebab dengan revolusi tersebut, diharapkan dapat dilakukan perkembangan dan pengembangan kualitas pelayanan untuk menjaga eksistensinya.

Semoga dengan penerapan Program Aplikasi Sekolah (PAS) ini, maka masyarakat benar-benar terkontribusi dalam peran sertanya meningkatkan kualitas proses pendidikan. Dengan PAS ini, maka masyarakat dapat mengetahui secara dini permasalahan yang mungkin dihadapi oleh anak-anaknya sehingga orangtua terlibat secara langsung dalam proses pendidikan anak-anaknya. Dengan demikian, maka jika ada anak yang melakukan kesalahan atau terjadi penurunan kualitas hasil proses pendidikan pada anak, orang tua segera mengetahui dan segera mengambil langkah konkrit untuk memperbaiki sikap, kondisi anaknya. Dengan demikian, maka permasalahan yang dihadapi oleh anak didik tidak akan kadaluwarsa atau parah.

PAS merupakan program informasi sekaligus langkah antisipasi setiap permasalahan yang tumbuh dan berkembang dalam proses pendidikan anak didik. Dengan PAS ini, maka orangtua dapat memperoleh info tentang anaknya setiap saat, sesuai dengan keinginannya dan tidak perlu ke sekolah berduyun-duyun seperti saat penerimaan rapor. Orangtua hanya datang ke sekolah jika dibutuhkan saja. Oleh karena itulah, maka kita harus segera menerapkan program ini agar pelayanan kita benar-benar dapat prima untuk masyarakat.

Sumber : Millist PGOL

About these ads

Responses

  1. Rasanya, memang sudah waktunya kita membuka jembatan terbuka kepada masyarakat, khususnya orangtua siswa sehingga mereka mengetahui secara dini kondisi anak-anaknya dan secara sinergis dapat melakukan langkah-langkah konkrit untuk pengkondisian anak-anak pada koridor pendidikan positif bagi anak-anaknya.
    Sebaiknya semua sekolah menerapkan program yang sama sehingga kondisi pendidikan dan pembelajaran di sekolah dapat sinkron dengan pendidikan di keluarga…

  2. hubungan sekolah dengan masyarakat memang harus dibangun sedemikian rupa sehingga ada saling pengertian atas tugas dan kwajiban serta tanggungjawab terhadap proses, jangan sampai terjadi saling menyalahkan justru pada saat anak mengalami kegagalan. Padahal kegagalan tersebut dapat diminimalisir jika ada komunikasi yang baik dari sekolah dan masyarakat… perlu didukung dan ditingkatkan penerapan program aplikasi sekolah pada dunia pendidikan kita

  3. —————————
    اَلسَّلاَ مُ عَلَيْكُمْ وَرَ حْمَةُا تُهُ اللهِ وَبَركَا تُهُ
    ———————————-

    Terima kasih saya ucapkan kepada ibuk Desmalinda.
    Uraian yang ibuk tulis sangat bagus karena sangat up-date……. “Itu Inovasi”…..”Sarana modernisasi.”….

    Program aplikasi sekolah adalah sebuah inovasi sudah harus menjadi suatu kewajiban oleh tiap sekolah khususnya SLTP dan SLTA.

    Kalau kita cermati dan ditinjau dari banyak aspek sangat efektif dan efesien sebagai sarana pendidikan. sangat jauh lebih unggul jika dibandingkan denga sarana yang lain.

    Sekaitan dengan program aplikasi sekolah memang sudah suatu keharusan bagi semua pihak, baik pemerintah, sekolah sendiri masyarakat dan orang tua untuk sesegera mungkin mengwujudkannya pada setiap sekolah.

    Jangan berfikir untuk menundanya, kalau itu yang terjadi maka bersabarlah untuk tertinggal.
    Jangan nanti pada suatu saat pihak sekolah atau orang tua ngotot, seperti yang diungkapkan oleh Mohamad saroni diatas, atau seperti orang-orang yang gagal mengikutu UN.

    Kepada semua pembaca E_N ini anggaplah apa yang disampaikan ibuk Desmalinda ini sebagi peringatan, tidak lagi sebagai pemberitahuan. Kita harus berpacu dengan perkembangan teknologi. Memang teknologi itulah dinamisator kemajuan peradaban.

    Sebagai perbandingan bagi pembaca E-N, saya melaksanakan perkuliahan menuntut tanpa peduli alasan keberatan untuk menggunakan sistem online, semua kontrak perkuliahan dilaksanakan menggunakan e-mail dan jasa internet.

    Apa yang terjadi ? Ya sebagian mahasiswa baru kalang-kabut emgikuti kursus kilat tentang aplikasi tersebut. Entah dengan siapa saya tidak mau tahu, pokoknya harus mampu untuk itu.
    Hasilnya bagaimana ? Sangat bagus, dan sangat effektif dan effesien pengelolaannya.

  4. terimakasih, teruskan.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 70 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: