Oleh: Redaksi e-Newsletterdisdik | Januari 3, 2012

Dua Pemicu Utama Kecurangan UN

Dua Pemicu Utama Kecurangan UN

JAKARTA, KOMPAS.com – Kepala Badan Standar Pendidikan Nasional (BSNP), Teuku Ramli Zakaria mengungkapkan dua hal utama yang memicu terjadinya ketidakjujuran dalam pelaksanaan Ujian Nasional (UN).

Dalam pengamatannya, kecurangan dalam UN dipicu oleh dua faktor, yaitu budaya meluluskan, dan tekanan politik. Budaya meluluskan, terjadi lantaran selama ini sekolah telah terbiasa meluluskan semua siswanya. “Ada kecenderungan budaya meluluskan semua. Siswa yang belajar dan tidak belajar diluluskan semuanya,” kata Ramli saat ditemui Senin (2/1/2012), di sekretariat BSNP, Cipete, Jakarta.

Kedua, kata dia, karena adanya tekanan politik. Hal itu terjadi ketika kepala daerah memberikan instruksi untuk mencapai hasil UN yang lebih baik dari tahun sebelumnya kepada dinas pendidikan yang diteruskan kepada sekolah. Meski dasarnya benar, namun menurut Ramli dinas pendidikan maupun sekolah seringkali salah mengartikan instruksi tersebut.

Dinas pendidikan atau penyelenggara UN akhirnya terpaksa tidak jujur demi untuk memenuhi tersebut. “Itulah dua faktor itu yang mendorong pelaksanaan UN menjadi tidak jujur. Bukan bekerja lebih keras melakukan perbaikan, karena salah mengartikan mereka malah melakukan penyimpangan,” tandasnya.


Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 52 pengikut lainnya.