Oleh: Redaksi e-Newsletterdisdik | September 21, 2007

Berita Gempa

Utamakan Rehab SD, Data Sementara, 1.126 Sekolah Rusak

—–


Roboh: Gedung SMA 10 Padang hancur. Tak hanya dinding dan tangga yang roboh, namun sebanyak 18 lokal di sekolah yang berada di kawasan Jati ini rusak berat. Selain SMA 10, sebanyak 38 sekolah di Kota Padang mengalami nasib yang sama

Padang, [Padek-21/09/07]. Belum selesai rehabilitasi pascagempa 6 Maret lalu, kini, ribuan gedung sekolah kembali ambruk diguncang gempa hebat pekan lalu. Tak kurang dari 1.126 bangunan sekolah luluhlantak di daerah yang terkena gempa. Dari banyaknya gedung yang rusak tersebut diharapkan rehab gedung SD lebih diprioritaskan. Data sementara menyebutkan, bangunan itu terdiri dari gedung Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Menengah Atas (SMA).

Kepala Dinas Pendidikan Sumbar Burhasman Bur menyebutkan, pemerintah melalui Dinas Pendidikan (Disdik) baru menurunkan Tim Trauma Konseling dari Dirjen Peningkatan Mutu Pendidik Tenaga Kependidikan (PMPTK) untuk menanggulangi psikologis masyarakat, terutama anak sekolah pascagempa. Sementara untuk bantuan recovery sarana pendidikan, masih menunggu hasil tim verifikasi di lapangan. “Senin depan tim pusat yang berjumlah empat orang akan ditambah dengan tim dari UNP ke Pesisir Selatan,” kata Kepala Dinas Pendidikan Sumbar Burhasman Bur, kemarin. Menurutnya, tahap awal pascabencana sudah dilalui dengan tanggap darurat. Setelah itu dilanjutkan dengan cek lapangan untuk mengetahui tingkat kerusakan dari data kerusakan sementara oleh tim verifikasi. “Jumlah kerugian total belum bisa kita tentukan. Namun mengingat waktu sekolah semakin dekat, sekolah yang rusak berat kita kondisikan di tenda dulu,” ujarnya.

Dengan hasil data yang akan dikeluarkan oleh tim verifikasi, lanjutnya, bisa ditentukan bentuk dan jumlah bantuan, baik yang berasal dari pusat maupun provinsi. “Disdik memfasilitasi saja sebab pemegang bantuan berada pada Gubernur,” ujar Bur yang tidak menyebutkan pasti kapan data tersebut rampung.

Utamakan Gedung SD

Sementara itu, Pengamat Pendidikan Sumbar Jasrial, M.Pd mengimbau pihak terkait agar sesegera mungkin melakukan pembangunan dan perbaikan terhadap gedung-gedung sekolah terutama tingkat SD. Jika tidak, dikhawatirkan pembelajaran dan pelaksanaan Ujian Nasional (UN) 2008 menjadi tidak kondusif akibat sarana belajar yang tidak optimal. “Yang banyak rusak adalah SD. Jika ini dibiarkan maka akan sulit memacu potensi anak, apalagi Tahun Ajaran depan sudah ada UN SD,” ujar Jasrial. Mantan Wakil Kepala Dinas Pendidikan Sumbar itu mengungkapkan, pemulihan gedung sekolah dan sarana pendidikan akibat gempa 6 Maret lalu sedang berjalan melalui bantuan yang diberikan oleh Menteri Pendidikan Nasional sebesar Rp30 miliar.
“Untuk pembangunan akibat bencana minggu lalu jangan ditunda lagi. Kabupaten kota harus cepat menyerahkan data agar bisa diproses ke pusat, sehingga sekolah yang rusak berat bisa terbantu lebih dahulu asalkan bantuan langsung ke sekolah yang bersangkutan. Jika tidak, akan butuh waktu lama untuk sampai ke sasaran. Sementara, untuk sekolah yang rusak sedang dan ringan, bisa dibantu dengan APBD daerah masing-masing,” kata Jasrial.

Iklan

Responses

  1. Dengan hormat,
    Maaf, Bahasa Indonesia saya belum baik. Saya baru belajar. Saya dan keluarga saya tinggal di negeri Belanda dan mau berlibur ke Indonesia.
    Saya mengharap bisa menolong. Dulu, ibu saya tinggal di Padang dan belajar di 2 sekolah di sana. Sekolah itu bernama Hollands-Chinese Zusters-school (HCS)(=Sekolah Cina-Belanda), dan Missiecomplex. Sekarang gedung-gedung itu masih sekolah, tetapi saya tidak tahu nama sekolah itu. Mereka berdiri dekat Jl. Gurun, Jl. Bandar Gereja, dan Tapi Bandar Blk. Tangsi. Saya mempunyai gambar dengan lokasi sekolah.
    Apa anda tahu nama-nama sekolah itu dan alamat-alamat sekolah itu? Saya mau minta permisi untuk kunjungi sekolah, jadi saya juga perlu nama kepala. Saya senang dengan semua informasi, dan ibu saya juga!
    Boleh saya mengirim gambar itu?
    Salam hangat,
    Selma de Vries

  2. Ibu Salma de Vries Yth.

    Kalau sekolah itu berlokasi seperti yang disajikan di peta ini (klik url berikut :

    http://maps.google.com/maps?f=q&hl=id&time=&date=&ttype=&q=Padang,+Sumatera+Barat,+Indonesia&sll=37.0625,-95.677068&sspn=62.443704,89.121094&ie=UTF8&cd=8&geocode=0,-0.954890,100.369500&ll=-0.95509,100.356052&spn=0.004902,0.01075&t=h&z=17&iwloc=addr&om=0 )

    Dengan beberapa bangunan beratap merah dan ditengahnya ada bangunan beratap putih

    Kalau iya, maka nama sekolah itu sekarang adalah SMA Don Bosco, Alamat Sekolahnya di : Jl. Khairil Anwar No. 8 Padang

    Silahkan dikirim gambarnya ke alamat email : redaksi.enewsletter@gmail.com

    Salam,
    Redaksi


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: