Oleh: Redaksi e-Newsletterdisdik | November 9, 2007

Adaptasi UN Tiga Tahun

Adaptasi UN Tiga Tahun
Sekolah Diberi Kewenangan Penuh Tentukan Kelulusan

Jakarta, [Kompas-09/11/07] Pada ujian nasional untuk SD/MI tahun 2008, kewenangan menentukan kelulusan siswa diserahkan sepenuhnya kepada sekolah. Namun, dalam tiga tahun ke depan, pelaksanaan ujian nasional SD/MI diharapkan
sudah stabil sehingga pemerintah bisa menetapkan standar kelulusan secara nasional.
Djemari Mardapi, Ketua Badan Standar Nasional Pendidikan, Kamis (8/11) di Jakarta, mengatakan, ujian nasional SD/MI/SD-Luar Biasa, yang akan dilaksanakan minggu ketiga Mei 2008 itu dinamakan ujian nasional yang terintegrasi dengan ujian sekolah (UNTUS). Standar kelulusan mata pelajaran UNTUS, yakni Matematika, IPA, dan Bahasa  Indonesia, tidak dipatok pemerintah pusat ataupun daerah, tetapi sepenuhnya kepada sekolah.“Pemerintah pusat tak campur tangan dalam menentukan kelulusan. Pemerintah hanya membuat soal yang porsinya 40 persen dari pusat dan 60 persen dari pemerintah daerah. Jadi, berapa pun standar kelulusan yang dipatok sekolah tidak masalah, tetapi diharapkan bisa ditingkatkan setiap tahun,” kata Djemari.Kriteria kelulusan yang ditetapkan melalui rapat dewan guru itu perlu mempertimbangkan nilai minimum dan nilai rata-rata ketiga mata pelajaran yang diujikan. Nantinya, peserta diberi surat keterangan hasil UNTUS yang diterbitkan sekolah.

Burhanuddin Tolla, Kepala Pusat Penilaian Pendidikan Departemen Pendidikan Nasional, menjelaskan, UNTUS bertujuan untuk menilai pencapaian kompetensi lulusan secara nasional pada mata pelajaran IPA, Matematika, dan Bahasa Indonesia. Selain itu, untuk mendorong tercapainya target wajib belajar pendidikan dasar yang bermutu.

“Dengan menggelar ujian nasional mulai dari SD bisa mendorong terjadinya perubahan perilaku siswa, guru, dan masyarakat. Semua jadi bersemangat untuk belajar karena harus mempersiapkan diri agar bisa lulus. Ini yang terjadi saat UN SMP dan SMA dilaksanakan,” ujar Tolla.

Pemerintah belum sepenuhnya menerapkan UNTUS SD yang akan diikuti 5,2 juta siswa karena harus juga mempertimbangkan susksesnya program nasional wajib belajar sembilan tahun.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: