Oleh: Redaksi e-Newsletterdisdik | Januari 23, 2008

SOTK Baru Pemda Sumbar

SOTK Baru Pemda Sumbar

Setelah diskor selama 3 jam, perbedaan pendapat dan tidak setujunya 2 Fraksi di DPRD Sumbar terhadap SOTK yang ditetapkan pansus,dalam rapat paripurna Kamis (17/1) akhirnya melahirkan kesepakatan dengan melakukan sedikit perubahan pada susunan SOTK tersebut.Pada bagian sekretariat daerah menurut hasil pansus, Asisten ekonomi dan Kesra membawahi 3 biro yaitu Biro perekonomian, Biro Kerjasama, Investasi dan Rantau, serta biro Sosial. Setelah melakukan rapat pimpinan dengan ketua fraksi, Biro Sosial diubah menjadi Biro Bina Sosial dan Syarak.

Perubahan lain adalah pada bagian Lembaga Teknis Daerah, kata-kata politik dalam sebuah badan dihilangkan. Sementara untuk Dinas PSDA dan Tarkim, akhirnya diubah. Dinas PSDA berdiri sendiri dan Tarkim digabung dengan Dinas Prasarana Jalan.

Hasil  lengkap SOTK Pemda Sumbar adalah :

I. Sekretariat Daerah terdiri dari :

Asisten Pemerintahan  mencakup :
–    Biro Pemerintahan dan Kependudukan
–    Biro Hukum
–    Biro Humas dan ProtokolAsisten Ekonomi dan Kesra
–    Biro Perekonomian
–    Biro Kerjasama, Investasi dan Rantau
–    Biro Bina Sosial dan Syarak

Asisten Administrasi Umum
–    Biro Organisasi
–    Biro Bina Program, Monitoring dan Evaluasi
–    Biro Umum

II. Lembaga Teknis Daerah terdiri dari :

1.    Inspektorat Provinsi
2.    Badan Perencanaan Pembangunan Daerah dan Penelitian Pengembangan
3.    Badan Kepegawaian Daerah
4.    Pendidikan dan Latihan
5.    Badan KesbangLinmas
6.    Badan Pemberdayan Masyarakat
7.    Badan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana
8.    Badan Pengendalian Dampak Lingkungan Daerah
9.    Badan Perpustakaan dan Kearsipan
10.  Badan Ketahanan Pangan
11.  Kantor Penghubung

III. Dinas Daerah terdiri dari :

1.    Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olah raga
2.    Dinas Kesehatan
3.    Dinas Sosial
4.    Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi
5.    Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika
6.    Dinas Kebudayaan dan Pariwisata
7.    Dinas Prasarana Jalan dan Tarkim
8.    Dinas PSDA
9.    Dinas Koperasi Perdagangan dan Perindustrian
10.  Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral
11.  Dinas Pertanian Tanaman Pangan
12.  Dinas Perkebunan
13.  Dinas Peternakan
14.  Dinas Kelautan dan Perikanan
15.  Dinas Kehutanan
16.  Dinas Pengelolaan Keuangan Daerah.

APBD Sumbar Harus Direvisi, SOTK Baru Belum Bisa Diterapkan
 
Kendati Perda Struktur Organisasi Tata Kerja (SOTK) Pemprov Sumbar telah disahkan, Kamis (17/1) lalu, tak lantas struktur baru ini dapat dioperasionalkan dalam waktu dekat. Sebab, Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Sumbar 2008 yang ditetapkan tanggal 31 Desember lalu, masih mengacu kepada SOTK lama. Paling harus dilakukan dulu revisi APBD Sumbar 2008.

”Gubernur perlu segera mengajukan revisi APBD Sumbar 2008. Sebab kalau kita langsung menggunakan SOTK baru, berarti kita akan kesulitan untuk mengukur kinerja masing-masing Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD). Apalagi penggunaan anggaran berbasis kompetensi,” terang Ketua DPRD Sumbar Leonardy Harmainy kepada Padang Ekspres, kemarin. Sebelumnya Gubernur Sumbar Gamawan Fauzi mengatakan, SOTK baru ini bisa efektif dilaksanakan dua bulan ke depan. Namun, Leonardy melihat, sebaiknya gubernur mengajukan dulu revisi APBD Sumbar 2008. Sebab, tak bisa begitu saja mengutak-atik program yang sudah disepakati dalam keseluruhan proses ditetapkannya APBD  Sumbar 2008.

Apakah dalam Kebijakan Umum Anggaran (KUA), Plafon Prioritas Anggaran Sementara (PPAS), Ranperda APBD dan Penetapan Perda APBD Sumbar 2008. ”Artinya perlu disesuaikan lagi penggunaan anggaran tersebut, baru kemudian mengacu kepada SOTK Sumbar sesuai tuntutan PP No 41 tahun 2007 tentang Organisasi Perangkat Daerah. Bila tidak, tentu peñata-usahaan keuangan daerah dipertanyakan. Jadi, kita perlu hati-hatijuga dalam persoalan ini,” ingat Ketua DPD I Partai Golkar Sumbar ini.Tak Perlu Cemas   

Menyikapi ketentuan ini, imbuh Leonardy, pejabat SKPD yang dihilangkan/dilebur instansinya tak perlu kasak-kusuk. Rentang waktu yang tersisi ini, pejabat terkait bisa menunjukan kinerjanya sehingga diperhitungkan untuk SOTK baru. ”Kita berharap gubernur dalam menentukan pejabat yang akan menjadi jabatan SOTK nanti, lebih transparan dan tidak lagi atas pertimbangan like and dislike. Sebab pejabat SOTK mendatang, menjadi pertaruhan bagi integritas dan komitmen Gamma dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tukas rang Agam ini. (Padek 23/01/08)

Iklan

Responses

  1. saya salut dengan dinas pendidikan sumatera barat. karena mereka memakai blog gratisan bukan dengan web/situs yang harga hosting dan domain yang mahal.

  2. Terima kasih Pak Stevanus,
    WebBlog selain gratisan juga kami maksudkan untuk memotivasi dan memasyarakatkan pada kalangan guru agar mereka termotivasi pula membangun webblog (website pribadi) untuk menunjang KBM (kegiatan belajar mengajar) diluar sekolah.

  3. saya, diberbagai kesempatan saat mengunjungi blog rekan-rekan, saya telah menuliskan saran dan ajakkan saya. Saya ingin sekali diantara kita-kita ini, terutama yang setiap hari berhadapan dengan anak didik dan menghadapi tugas, missi yang amat berat, yakni berusaha mencerdaskan dan atau meningkatkan mutu pendidikan. Terus terang saya ambil saja contohnya diri saya, saya sendiri selaku guru agak pesimis mutu pendidikan kita ini akan meningkat secara signifikan bila mutu gurunya tidak digenjot lebih dahulu. Bahasa kami di Kawai Lintau itu hanya Nonsen belaka. Saya percaya mutu pendidikan kita akan berputar-putar seperti kita rasakan sekarang ini saja, bila, sekali lagi bila para gurunya dalam mengajar tetap menggunakan cara-cara yang konvensional, cara seperti guru saya mengajar saya 35 tahun yang lalu. Percayalah kita akan tetap setiap tahun, setiap selesai hasil UN di umumkan, kita akan mencela orang lain dan sedikit mencela diri kita sendiri lantara Hasil UN nya jelek. kita memang cendrung mencari kambing hitam bila sesuatu yang tidak kita ingin bersama tercapai. Tapi ironisnya kita tak pernah secara sungguh-sungguh memberikan perhatian akan mutu guru. Ruangan ini telalu sempit untuk menuliskanya satu persatu, tapi yang jelas seperti maksud awal tulisan saya ini. saya menyarankan dan mengajak bagaimana dalam mengajar anak-anak didik kita kita merobah dari cara-cara yang konvensional ke arah yang lebih baik dengan menggunakan teknologi ini misalnya. untuk itu ajakan saya lagi yuk kita jeput bola dalam meningkatkan kwalitas diri kita. Pak! Buk! Saya yakin, kalu kita adakan riset ke sekolah-sekolah di Sumatera barat ini. saya pastikan hampir seluruh guru ingin menerapkan cara mengajar yang disentuh oleh teknologi, tapi apa daya mereka. seperti saya ini misalnya, nafsu besar tenaga kurang, keinginan ada untuk memperbaiki diri tapi tidak ada kesempatan untuk melatih diri, sehingganya tetap sajalah mengajar seadanya dan sekedar lepas tanggung jawab. akhirnya? ya menderitalah kita semua oleh karena mutu itu tadi. dan ributlah orang sekampung dan se Provinsi karena banyak anak yang tak lulus UN oleh karena gurunya ketinggalan kareta. Dan berlomba-lombalah kita mencari siapa yang salah padahal semua kita yang salah. Oleh karena itu supaya kita tidak ribut tiap sebenatar ayok.kita berikanlah perhatian yang penuh terutama kepada cara gurunya mengajar. kita latih, kita danai guru ini atau “kalaulai ndak kan malu rasonyo” kita minta dana dari guru, lalu kita suruh ia mengikuti pelatihan-pelatihan terutama dalam penggunaan teknologi misalnya. cara bikin Blog, cara bikin homepage atau website, email, cara surfing/browsing, bikin LAN, setting internet, dan segala macamnya. Insya Allah saya tidak mendahului Tuhan, hasilnya akan lebih baik jika dibandingkan mengajar dengan cara-cara yang sudah ketinggalan zaman.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: