Oleh: Redaksi e-Newsletterdisdik | Maret 13, 2008

PTN Jangan Ribut Soal Dana ; 2008, Ada SPMB Ada UMPTN

PTN Jangan Ribut Soal Dana; 2008, Ada SPMB Ada UMPTN 2008, Ada SPMB Ada UMPTN

Keluarnya 41 Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dari perhimpunan SPMB, mendapat respons berbeda dari berbagai kalangan. Wapres RI Jusuf Kalla sendiri sudah memberi sinyal untuk mendukung kedua sistem tersebut, kalau ini memang merupakan konsekuensi dan kemandirian PTN. Ke 41 PTN itu, menurut rencana akan kembali melakukan seleksi penerimaan mahasiswa baru dengan sistem Ujian Masuk Perguruan Tinggi Negeri (UMPTN). Pada UMPTN, proses pelaksanaan seleksi tidak dilakukan oleh lembaga tersendiri, namun dilaksanakan secara bersama oleh PTN se-Indonesia.

Rektor Universitas Negeri Padang (UNP), Z Mawardi Effendi yang dihubungi sewaktu berada di Jakarta kemarin menjelaskan, perhimpunan SPMB bisa saja bubar, kalau seluruh PTN sepakat untuk kembali ke sistem UMPTN. Ia menegaskan bahwa yang terjadi saat ini bukan masalah bagi keuntungan, atau transparasi dana SPMB yang tidak jelas. Tetapi lebih kepada perbedaan pendapat rektor-rektor PTN terhadap Kepmenkeu Tahun 2001 tentang Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP). “Ada rektor yang berpendapat dana dari SPMB harus masuk kas negara karena masuk PNBP, ada yang berpendapat tidak. Itu saja,” terang Mawardi.

Pengamat pendidikan dari UNP Prof Dr Prayitno mengatakan, bila keluarnya 41 PTN itu karena masalah uang, maka itu adalah perbuatan yang memalukan. “Saya lebih terharu kalau yang diperjuangkan oleh para rektor itu adalah masalah akademik, bagaimana supaya mutu mahasiswa yang masuk PTN bagus. Bukan masalah berapa banyak uang yang diterima PTN dari hasil ujian seleksi,” ucapnya. Menurutnya, tidak masalah PTN-PTN lain membuka seleksi penerimaan mahasiswa sendiri-sendiri, asalkan mahasiswa dari daerah lain memperoleh kesempatan mengikuti ujian tanpa harus datang ke daerah dimana PTN berada. “Tapi kalau mau masuk ITB harus ke Bandung dulu, kasihan sama calon-calon mahasiswa unggul, tetapi tidak mempunyai uang untuk pergi ke Bandung,” jelasnya ketika ditemui kemarin.

Hal senada juga dikatakan mantan Kepala Dinas Pendidikan Padang Dr Marjohan MPd. Ia menyesalkan kenapa para rektor yang notabene orang-orang terpilih lebih cenderung pada masalah teknis. UMPTN, SPMB atau apapun namanya, kalau tidak lagi satu kesatuan, hanya akan membuat bingung dan membatasi keinginan calon mahasiswa untuk kuliah di PTN yang diinginkan. “Kalau benar-benar terjadi seperti itu, saya mengharapakan Dikti atau Diknas RI memfasilitasi calon mahasiswa yang ingin kuliah pada PTN di wilayah timur,” tegas Marjohan yang sekarang menjabat Kepala UPBK UNP ini di ruangannya kemarin. Data yang diperoleh dari Dinas Pendidikan Sumbar, pada Pra-UN kemarin, jumlah siswa kelas tiga SMA/MA yang mengikuti ujian di seluruh Sumbar berjumlah 40.836 orang. Sedangkan untuk SMK berjumlah 13.716 orang. “Jangan batasi akses anak bangsa yang sebanyak ini, untuk memperoleh pendidikan karena egoisme semata,” pungkas Marjohan. (Padeks, Kamis 13/03/08)

Iklan

Responses

  1. Saat ini.saya adalah siswa kelas 12 sman 2 ngawi yang insya Allah akan mengikuti umptn/spmb 2008. saya mau bertanya, bagaimana dengan tingkat kesulitan soal umptn, apa sama dengan spmb? lalu bagaimana dengan sistem rayon seperti spmb, apa masih ada?mohon dijelaskan ! terima kasih atas perhatiannya.

  2. saya sekarang kelas 3 SMK Negeri 5 Sungai Penuh – kerinci. Tolong kirimkan informasi tentang PMDK UNP tahun 2008, KKenapa Sekolah saya tidak medapat Undangan PMDK, sedangkan sekolah lain di kabupaten kerinci ini sudah mendapat undangannya ?
    Padahal saya sangat berharap mendapat undangan itu sejak saya masuk SMK.
    apakah masih ada cara lain atau jalur PMDK susulan ?

  3. saya mau nanya pa PMDK UNP sudah dikirimkeSma 1solok?


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: