Oleh: zulfikri | April 7, 2008

Pra-ujian Nasional Cerminan Kelulusan

Pra-ujian Nasional Cerminan Kelulusan

Oleh : Ishak Aziz,
Dosen Jurusan Penkepel FIK UNP Padang

DENGAN keluarnya hasil Pra Ujian Nasional (UN) tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Menengah Atas (SMA) se-Sumatera Barat, sudah dapat diduga hasil yang akan diperoleh nantinya oleh peserta yang ikut serta dalam Ujian Nasional akan dilaksanakan pada bulan Mei 2008. Walaupun didengar adanya nada-nada optimis untuk menghadapi UN nantinya, tetapi orangtua murid sudah cemas dengan hasil yang diperoleh pada Pra UN. Sebelum Pra-UN dilaksanakan, sekolah-sekolah yang mempunyai murid kelas IX untuk SMP, dan XII untuk SMA, telah mengadakan Try-Out sebanyak dua kali terhadap materi yang diujikan pada saat UN yang sebenarnya.

Ibarat suatu tim yang akan bertandingan pada suatu event besar, maka sebelum sampai kepada kejuaraan yang sebenarnya, maka tim tersebut dipersiapkan dengan matang, baik itu program latihan yang disiapkan secara makro dan mikro. Sebelum menghadapi iven yang sebenarnya, maka pelatih melakukan try-out. Try Out ini dilakukan mulai dari tim yang memiliki kemampuan di bawah timnya, sampai kepada tim yang memiliki kemampuan di atas timnya. Bila dari hasil Try-Out ini didapat hasil yang kurang memuaskan, maka diambil kesepakatan mungkin pengiriman tim dibatalkan. Namun demikian untuk peserta Pra UN sangat berbeda adanya, semua peserta yang mendapatkan hasil kurang memuaskan masih diberikan kesempatan untuk ikut UN, karena itu haknya peserta untuk mendapatkan simbol/tanda telah menyelesaikan strata pada jenjang tertentu.

Bila menyimak hasil Pra UN baik untuk tingkat SMP maupun SMA dapat dilihat dan diamati seperti penjelasan berikut ini; yaitu untuk SMP jumlah yang ikut pra UN 55.087 orang, lulus 14,14 %, yang tidak lulus 85, 86 %. Sementara itu pada tingkatan SMA jurusan IPA jumlah peserta pra UN 13.894 orang, lulus 12,70% , dan yang tidak lulus 87,30. Sedangkan jurusan IPS peserta Pra UN sebanyak 19.483 orang, lulus 9,06% dan yang tidak lulus 90,94% (Padek Rabu 26 Maret 08).

Dari data yang dipaparkan di atas apa artinya, pertama materi uji yang diberikan kepada peserta Pra UN mungkin saja memiliki tingkat kesukaran yang tinggi, sehingga sebagian peserta Pra UN tidak dapat menjawabnya. Dengan demikian bila materi ini diberikan lagi nantinya untuk Ujian Nasional (UN) perlu dilakukan revisi-revisi dari masing-masing item. Sebaliknya, bila materi uji Pra UN ini adalah materi uji untuk Ujian Nasional, maka dapat dikatakan pelaksanaan Pra UN ini kurang baik, karena peserta langsung dihadapkan pada tantangan yang berat.

Bila soal untuk Pra UN ini dibuat oleh daerah, perlu juga dipertanyakan, apakah soal yang digunakan telah diujicobakan sebelumnya. Bila sudah, perlu dipertanyakan, apakah tingkat kesukaran sesuai dengan perbandingan skala 3:4:3 yang telah ditetapkan oleh para pakar penilaian. Semisal soal ini sudah diujicobakan kepada peserta UN tahun lalu, tentu langkah selanjutnya adalah melakukan analisis butir soal, dimana tujuannya adalah untuk mengetahui seberapa banyak butir-butir soal yang dijawab benar baik oleh kelompok atas maupun kelompok bawah (melihat Daya Beda) atau 31 % – 70 % masuk dalam kriteria Sedang, atau sebaliknya seberapa banyak pula butir-butir soal yang tidak terjawab atau memilki presentase di bawah 30% dari keseluruhan peserta yang mengikuti Pra UN, termasuk dalam kategori Sukar.

Apakah butir-butir soal yang memiliki kasus yang disebutkan di atas telah dilakukan revisi, serta baik kelompok atas maupun kelompok bawah menjawab butir-butir soal itu benar atau 71% – 1,00%, termasuk dalam kategori Mudah. Atau mungkin dinas terkait dalam melaksanakan Pra UN ini sengaja memberikan materi ujian yang sukar-sukar, agar nantinya menghadapi Ujian Nasional akan lebih rileks, karena materi soalnya sedikit lebih mudah dibandingkan dengan materi Pra UN.

Kedua, data yang diperoleh dari hasil analisis yang lebih mendalam dilakukan oleh dinas terkait, dapat disebutkan bahwa mayoritas peserta baik tingkat SMP maupun SMA berada dibawah rata-rata. Khusus untuk mata pelajaran kimia, fisika dan matematika rata-rata 3 dan 4 yang berarti berada di bawah batas kelulusan Nasional yaitu 5,25. Ini belum tentu juga dengan mata pelajaran yang lainnya untuk jurusan IPA, yaitu Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris, hasil yang didapat sayangnya tidak diberitakan pada media massa, sehingga informasi yang diberikan masih sepotong-sepotong.

Ketiga, dari beberapa informasi yang dapat dipercaya tentang pelaksanaan Pra UN ini, memberikan jawaban yang sama yaitu murni hasil kemampuan peserta, dengan kata lain pelaksanaan Pra UN berjalan sesuai dengan protap yang telah ditentukan, tidak ada joki-jokian. Bila hal ini memang terjadi, maka diharapkan keseriusan dari peserta dalam menghadapi UN. Baik keseriusan dalam mengikuti Proses Pembelajaran di sekolah, maupun saat mengulangi materi di rumah yang telah diberikan guru disekolah. Berikutnya mungkin orang tua sangat berperan dalam mengontrol anaknya di rumah dalam menghadapi UN ini. Demikian juga halnya peran guru, untuk dapat memberikan materi-materi yang menyerupai materi UN dengan memberikan latihan-latihan yang dikerjakan baik pada saat belajar tambahan, maupun untuk latihan di rumah.

Satu hal yang sangat perlu dijadikan perhatian jajaran terkait nantinya dalam pelaksanaan Ujian Nasional, betul-betul hasil yang diperoleh peserta ujian adalah dari hasil kemampuannya sendiri. Dengan kata lain, tidak ada lagi joki-joki yang membantu peserta UN dalam memberikan jawaban. Bila hal ini masih terjadi, berarti pembodohan-pembodohan yang selama ini terjadi akan terus berulang tanpa ada perbaikan.

Sumber : Padeks

———————
Download artikel ini dalam format word document [klik disini]


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: