Oleh: Redaksi e-Newsletterdisdik | April 22, 2008

TPI-ICW Temukan Kecurangan UN, Beredar SMS Berisi Jawaban Soal di Agam

TPI-ICW Temukan Kecurangan UN, Beredar SMS Berisi Jawaban Soal di Agam

Jakarta, Padek– Personel tim pemantau independen (TPI) yang bertugas mengawal pelaksanaan Ujian Nasional (UN) di Sumbar, menemukan dua indikasi kecurangan pada pelaksanaan UN hari pertama, kemarin. Kecurangan berbentuk beredarnya SMS (short massage system) yang berisi jawaban soal UN untuk mata pelajaran Bahasa Indonesia, di daerah Agam Timur, Kabupaten Agam.

Dugaan pelanggaran kedua terjadi di Kabupaten Padangpariaman, saat proses penyerahan soal dari pengawas ke tempat pengumpulan soal di ruang panitia UN. “Harusnya lembar jawaban ujian, soal, daftar hadir, serta berita acara, harusnya dimasukkan ke dalam map semula, dan dilakban (pengeleman) dulu dalam ruangan ujian, baru dikumpulkan ke ruang panitia. Tetapi pengawas ujian di sebuah sekolah di Kabupaten Padangpariaman, tidak melakukan proses lakban dalam ruangan ujian, tetapi di ruangan panitia,” beber Sekretaris TPI Provinsi Sumbar Prof. Dr. M. Zaim M.Hum, ketika dihubungi Padang Ekspres, kemarin.

Terhadap penyebaran SMS, pihaknya belum mau berkomentar banyak. Termasuk nama sekolah yang diindikasikan melakukan kecurangan. “Temuan ini akan kami laporkan kepada pihak berwenang, dan diharapkan menjadi perhatian pada pelaksanaan UN hari ke dua dan ke tiga,” lanjut M Zaim. Indikasi kecurangan tersebut, ternyata juga sudah diterima Indonesia Corruption Watch (ICW). Koordinator bidang umum dan pengawasan ICW Ade Irawan menyatakan ada laporan indikasi kecurangan pada saat pelaksanaan pembagian jawaban dari guru kepada siswa. Metodenya, lewat sms, melalui secarik kertas yang sering disebut dengan kertas unyil. ”Sudah ada laporan dari daerah, namun akan kami sampaikan di hari akhir pelaksanaan UN,” kata Ade.

Klaim Berjalan Lancar

Kepala Dinas Pendidikan Sumbar, Burhasman Bur tadi malam menegaskan bahwa pelaksanaan UN secara umum berjalan lancar. Permasalahan yang terjadi pada dua daerah pelaksana UN tersebut, menurutnya bukanlah masalah serius. Tentang beredarnya SMS jawaban pada mata ujian Bahasa Indonesia di Agam Timur, dia mengatakan belum tahu. Tetapi kalau pun ada, kata Burhasman, kebenaran jawaban itu tentu tidak ada yang menjamin. Sedangkan untuk dugaan pelanggaran yang dilakukan pengawas di Kabupaten Padangpariaman, kalau terbukti, Burhasman berjanji memberikan teguran. ”Sebab, kita dari provinsi telah menyosialisasikan semua peraturan, terkait UN ke sekolah-sekolah di kabupaten/kota,” lanjutnya.

Di Sumbar, UN tingkat SMA tahun ajaran 2007/2008 diikuti 559 SMA/SMK/MA baik negeri maupun swasta dengan jumlah siswa sebanyak 54.543 orang. Jumlah tersebut meningkat 2,71 persen dibanding tahun lalu. Sebelumnya, untuk mengurangi tingkat kecurangan, telah diskenario mulai dari pengawas, sampai dibuatnya dua buah paket soal. Di setiap ruangan ujian di awasi dua orang pengawas dan tiap sekolah dibantu 2 orang pengawas cadangan. “Dari 559 sekolah itu akan digunakan 2.371 ruangan, jumlah pengawas tinggal kalikan saja,” tambah Burhasman.

Sama halnya dengan Burhasman, anggota BSNP (Badan Standar Nasional Pendidikan) Yunan Yusuf juga mengatakan UN di sejumlah daerah berlangsung lancar. Departemen Pendidikan Nasional sejauh ini tidak menemukan kasus kebocoran soal. ”Tidak ada masalah, semuanya lancar,” kata Yunan. Kekhawatiran adanya pihak yang mengirimkan SMS kepada sejumlah siswa juga belum terbukti. ”Saya pikir keamanan ini karena peningkatan pengawasan yang sudah dilakukan,” tambah Yunan.
Depdiknas untuk UN tahun ini mengirimkan tim pemantau yang terjun langsung di tingkat lapangan.

Tim pemantau tersebut terdiri dari Irjen, BSNP (Badan Standar Nasional Pendidikan), ditambah tim pengawas independen (TPI). Selain itu, tim dari Kepolisian juga diperbantukan untuk menyimpan soal UN sebelum didistribusikan kepada siswa saat ujian. Depdiknas menargetkan 92 persen dari siswa akan lulus UN tahun ini. (padek, rabu 23/04/08)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: