Oleh: Redaksi e-Newsletterdisdik | Mei 8, 2008

”Panjex-P” Poltek Adu Kuat di Riau

”Panjex-P” Poltek Adu Kuat di Riau 

Politeknik Negeri Padang berangkatkan dua tim kelompok robotik ke Pekanbaru hari ini. Kedua tim tersebut akan membawa nama Sumbar dan Poltek di Kontes Robot Indonesia (KRI) dan Kontes Robot Cerdas Indonesia (KRCI) Regional I tahun 2008. Kontes ini merupakan ajang dari pembuktian mahasiswa sebagai anak bangsa dari Sumbar mampu menciptakan teknologi-teknologi baru untuk mengikuti perkembangan zaman.

”Kita selalu mengirim mahasiswa untuk mengikuti KRI. Sebab lomba ini mencari bibit bangsa yang memiliki kemampuan besar di bidang teknologi. Lagi pula, kita selalu memberikan ruang an waktu bagi mahasiswa untuk berkreativitas di bidang apa saja,” terang Pembantu Direktur (PD) III Sufra Yondri SST saat mendampingi mahasiswanya melakukan persiapan terakhir kontes kemarin. Kepada Padang Ekspres Sufra Yondri menambahkan, pada lomba yang berlangsung hingga 10 Mei mendatang merupakan keempat kalinya Poltek ikut serta. Sedangkan pada KRCI Poltek baru pertama kalinya. Khusus di KRI Poltek merupakan satu-satunya mewakili Sumbar yang membawa robot Panjex-P.

Robot ini akan mempu membongkar barang yang berkekuatan tinggi. ”Pada lomba besok (hari, ini) panitia memberikan kententuan kemampuan robot, yakni bisa mengangkat barang seberat lima kilo. Jika ini berhasil, robot ini dapat dikembangkan dengan kemampuan lebih besar,” terang Pak Boyon, panggilan akrabnya di kalangan mahasiswanya.

Robot : Salah satu robot karya mahasiswa Politeknik Negeri Padang yang akan diikutsertakan dalam Kontes Robot Indonesia yang akan dilaksanakan di Riau.

Sedangkan pada KRCI, Poltek juga akan bersaing dengan Unand dan Universitas Bung Hatta (UBH) dengan mengusung robot F H2O. Kata Boyon, robot tersebut memiliki kemampuan memadamkan api. “Robot itu mampu pendeteksi sumber api saat adanya kebakaran. Ia akan bergerak sendirinya mencari sumber api dan tempat-tempat kosong yang dapat dijadikannya untuk memadamkan si jago merah. Pokoknya kedua alat tersebut bergerak secara otomatis,” rincinya.

Sedangkan duta mahasiswa yang berangkat itu, pada robot Panjex-P Ahmad Delfin Ananda, Andrew P, Ario Mirza, Nofrizal, dan Anjani Trisutrisno. Pada robot F H2O, mahasiswa menjadi etalase Sumbar dan Poltek Okmansyah, Riza Yuanda, dan Riko Media Putra. Ketujuh calon Habibie muda itu juga didampingi dua orang dosen pembimbing, yakninya Nasrullah ST dan Firdaus ST.

Di samping mengirim tujuh mahasiswa lomba, Sufra Yondri juga mengirim 15 orang mahasiswa yang tergabung dalam unit kegiatan mahasiswa (UKM) Robotik. ”Pengiriman mahasiswa UKM ini tak lain, supaya mahasiswa dapat melihat bagaimana suasana pertandingan saat KRI dan KRCI. Sehingga tahun depan mereka dapat mengikuti perlombaan dengan baik. Selain itu, juga diharapkan adanya knowledge transfer yang akan dibawanya nanti pulang ke kampus,” harap Boyon. Selain itu PD III yang juga alumni Poltek ini menargetkan pada mahasiswanya untuk juara regional dan lolos di tingkat nasional.(padeks)

Iklan

Responses

  1. tentang dosen:saya harap dosen poltek tidak perlu terlalu kejam memberi nilai d/e pada mahasiswa,karna akan berakibat fatal bagi mahasiswa tesbt dalam bergerak didunia indutri nantinya,,,,,trimakasih atas perhatiannya


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: