Oleh: Redaksi e-Newsletterdisdik | Januari 23, 2009

JK di Ponpes Serambi Mekah

JK di Ponpes Serambi Mekah
Momentum Meraih Kejayaan Muzakarah

Padangpanjang, Wapres Jusuf Kalla mengunjungi Pesantren Terpadu Serambi Mekah Padangpanjang, tempat sidang Ijtimak Ulama Nasional III/2009, setelah membuka Ijtimak MUI 2009 di Pesantren Diniyah Puteri.

Sesuai jadwal ijtimak, pesantren dengan gedung-gedung megah berlantai III dan IV di Jalan AYani itu, akan jadi tempat penutupan dan sidang Komisi A yang akan membahas soal kenegaraan (Masail Asasiyyah Wathaniyyah) seperti sikap golput dalam Pemilu, konflik di Timur Tengah dan hubungan antarumat beragama.

Dalam kunjungan singkatnya di pesantren yang didirikan H Bahar Yusuf Dt Rajo Bukik (1997), Wapres juga meninjau pembangunan Gedung Convention Centre (GCC) dan mendengar ekspos singkat seputar program keunggulan pesantren ini.
Tempat pemondokan peserta ijtimak Komisi-A di Serambi Mekah menurut Sekretaris PTSM Irwandi, yang juga panitia daerah ijtimak, disediakan di asrama putra dan asrama putri.

Terkait GCC yang dibangun 2008, hingga kini gedung berlantai dua dengan luas bangunan per lantai 980 M2 itu selesai pengerjaannya 85 persen. Lantai I dirancang untuk kantor, toko dan penunjang pesantren, Lantai-II ruang pertemuan berkapasitas 2.000 orang.

Sebagai gedung yang disiapkan sebagai tempat seminar, simposium dan muzakarah sampai skala internasional, GCC memang dirancang tampil megah dengan interior modern. GCC juga dilengkapi eskalator. Berikut ruang-ruang sidang komisi, dan ruang pendukung lainnya.

GCC yang dibangun dengan dana swadaya Yayasan Pendidikan Bahar Yusuf itu juga diprogram sebagai tempat training ESQ, training manajemen, dan training peningkatan SDM lainnya. Berikut juga bisa dipakai untuk kegiatan pertemuan sosial, termasuk pesta pernikahan, reuni, ataupun pertunjukan seni budaya yang islami.

Pembangunan GCC, kata Kepala Pesantren Serambi Mekah H Ade Sehabudin, adalah bagian penunjang dari program keunggulan PTSM. GCC juga akan jadi bagian dari sumber dana menghidupi Serambi Mekah, kelak.

Keunggulan lain, Serambi Mekah sejalan rintisan sejak berdiri 1997 telah mengembangkan konsep kurikulum terpadu, yakni kurikulum yang mengintegrasikan mata pelajaran agama (ayat tanziliyah atau wahyu Allah) dengan ilmu agama (Imtaq). Karena itu istilah ilmu agama dan ilmu umum di Serambi Mekah sudah diganti dengan ilmu dalam rumpun ayat tanziliyah (wahyu) dan ilmu dalam rumpun ayat kauniyah (tanda-tanda kebesaran Allah) yang diperoleh dari hasil penelitian.

Jadi pengembangan kurikulum terpadu di Serambi Mekah menurut Irwandi, sudah lebih dikembangkan dari konsep pengintegarasian iptek dengan imtaq yang diterbitkan Depdiknas RI, berikut konsep kurikulum tepadu pendidikan agama Islam (PAI) dengan Ilmu dan Teknologi (Iptek) yang dikeluarkan Depag. Ini sekaligus sebagai upaya mengatasi dikotomi terhadap apa yang disebut dengan ilmu agama dan ilmu umum tadi — yang timbul dari pengaruh sekularisme yang berkembang di dunia barat.

Keunggulan berikutnya, pengembangan sistem agar siswa menguasai Bahasa Arab dan Inggris. Sebab kedua bahasa ini selain mutlak untuk bisa mempercepat penguasaan ilmu rumpun tanziliyah dan kauniyah, juga terkait dengan alat komunikasi pergaulan era global. Upaya untuk itu selain memperbaiki sistem pengajaran, peningkatan SDM guru, juga dengan memberi ransangan seperti memberi reward bea siswa dan pin bagi siswa yang sudah dianggap mampu berkomunikasi dalam dua atau satu bahasa tadi. Kini sudah 100 siswa dapat pin atas prestasi mereka.

Tindaklanjuti Hasil Ijtimak

Terkait pelaksanaan Ijtimak MUI 2009 di Padangpanjang, Serambi Mekah memandang sebagai momentum besar dalam upaya kota ini meraih lagi kejayaannya, terutama sebagai pusat muzakarah seperti kerap tejadi pada 1920-1950-an yang diikuti ulama dari berbagai pulau di tanah air dan negeri jiran. Berikut sebagai pusat pendidikan Islam yang pada 1920-1960-an berpengaruh hingga Asia Teggara.

Karena itu dari ijtimak MUI 2009 hendaknya akan terjadi lagi tradisi ijtimak atau muzakarah ke depan. Kepala Pesantren Serambi Mekah Ade Sehabudin sejalan pesan pendiri akan lebih mengintensifkan dan mengembangkan tradisi muzakarah mingguan yang sudah terwujud selama ini di Serambi Mekah.

Ini pulalah maksud dengan pembangunan GCC, agar ke depan Serambi Mekah bisa mengagendakan seminar, muzakarah atau simposium sampai skala internasional. Selain itu hasil ijtimak juga akan ditindaklanjti oleh Serambi Mekah dengan memasukkannya ke dalam materi pelajaran. Tindakan sama juga diharapkan Serambi Mekah akan dilakukan oleh pesantren lain di tanah air, terutama di Padangpanjang. Karena itu kepada pemerintah Serambi Mekah berharap akan melegalkan hasil ijtimak ini, berikut menindaklanjutinya dengan aksen nyata kemudian hari [Padek, Sabtu 24/01/09]

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: