Oleh: Redaksi e-Newsletterdisdik | Februari 12, 2009

Gubernur Nilai Kadisdik Keliru

Gubernur Nilai Kadisdik Keliru

Padang, Padek–Gubernur Sumbar Gamawan Fauzi menilai keliru Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Sumbar Burhasman Bur yang menyatakan Sumbar tidak punya target dalam ujian nasional (UN). Menurut Gamawan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) sudah diamanatkan Sumbar harus menempati 10 besar dalam UN tiap tahun. “Keliru dia kalau tidak ada target. Itu amanat RPJMD. Target kita 10 besar secara nasional dari 33 provinsi. Itu selalu kita capai tiap tahun. Terlalu banyak yang sudah kita lakukan untuk pencapaian itu. Di antaranya pemberdayaan guru, perbaikan fasilitas, penambahan jam pelajaran dan lain sebagainya,” terang Gamawan kepada koran ini, kemarin.

Menurut Gamawan anggaran untuk program tersebut langsung dialokasikan dari APBD provinsi. Namun pelaksanaannya ada dikabupaten/kota, sementara gubernur hanya menjalankan fungsi koordinatif. Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Sumbar Burhasman Bur menegaskan pihaknya tidak mau terbebani dengan target dalam UN. Menurutnya peringkat tersebut merupakan akumulasi hasil yang diperoleh kabupaten/kota.

“Kita sangat hati-hati dengan bahasa itu. Kesannya nanti ada penekanan. Itu tidak positif dan malahan bisa memicu manipulasi dari pihak sekolah. Yang penting semua anak bisa lulus dan melewati nilai minimal yang sudah ditentukan pusat,” terangnya.

Menurut Burhasman yang perlu dilakukan evaluasi dan pemetaan terhadap hasil UN tahun sebelumnya. Ia mengaku pihaknya sudah melakukan hal tersebut dan hasilnya sudah disebar ke kabupatan/kota, bahkan sekolah-sekolah. “Misalnya bahasa Inggris, tahun lalu kita lemah dalam hal listening. Itu kita sampaikan sehingga kabupaten/kota tahu titik lemahnya dimana dan bisa mencari solusinya,” ungkapnya.

Terkait program Burhasman mengungkapkan dari provinsi hanya ada dua yakni insentif belajar tambahan dan pelaksanaan pra UN. Namun dengan adanya evaluasi dan gambaran titik lemah Sumbar ditiap bidang studi maka daerah diharapkan bisa kreatif mencari solusinya sehingga bisa ditutupi pada UN tahun 2009.

23 Februari Pra UN

Kepala Bidang SMP/SMA Disdikpora Muliardi mengatakan pihaknya sudah menganggarkan uang transpor dan belanja tambahan untuk pelaksanaan remedial sebesar Rp2,7 miliar untuk SMP/MTs dan SMA/MA sebesar Rp2,9 miliar. Namun dana tersebut akan disalurkan berdasarkan usulan kabupaten/kota sesuai dengan hasil evaluasi pra UN. “Jadi tergantung jumlah guru dan mata pelajaran yang akan dilakukan remedial sesuai hasil analisis,” ujarnya.

Untuk persiapan UN terangnya Disdikpora akan mengadakan pra UN 23 Februari mendatang dengan dana 100 persen dari APBD. Perumusan soal-soal yang dilakukan tim dari dosen UNP, LPMP dan guru-guru inti dari kabupaten/kota kini sudah rampung. Bahkan, saat soal-soal tersebut sudah mulai dicetak oleh PT Srikandi dan PT Grafika. Pengawasannya sama halnya dengan pengawasan pencetakan soal UN sehingga tidak ada yang bocor.

“Untuk soal-soal kita ramu sesuai dengan kisi-kisi yang ditetapkan Depdiknas dari kurikulum 1994, 2004, KBK dan KTSP. Tingkat kesulitannya sama dengan UN. Kita sengaja tidak memberikan standar soal yang lebih tinggi dari UN agar siswa tidak kaget. Hasil pra UN ini dianalisir dan disebar ke sekolah untuk dijadikan referensi dalam pelaksanaan remedial” tukasnya.

Muliardi optimis waktu sekitar 1,5 bulan sesudah pra UN bisa dioptimalkan untuk kegiatan gramedial. Mengenai insentif katanya kalau dana yang berasal dari provinsi masih dinilai kurang maka daerah bisa mem-back up melalui APBD nya. Pelaksanaan pra UN mulai dari SD sampai SMA tahun ini akan diikuti sebanyak 229.203 siswa. Pemprov sudah menganggarkan dana sebesar Rp2,034 miliar untuk pra UN SMP/MTs dan Rp2,014 miliar untuk SMA/MA [Padek, 12/02/09]

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: