Oleh: Redaksi e-Newsletterdisdik | Februari 12, 2009

Padang akan Dijadikan Pusat Education Games

Padang akan Dijadikan Pusat Education Games

Kota Padang akan dijadikan sebagai pusat education games. Ini sangat memungkinkan untuk dikembangkan dan diwujudkan guna mempercepat pembangunan sumber daya manusia.

Untuk itu, sistem baru pendidikan yang tidak membuat jenuh itu akan terus diupayakan. “Kita optimis kota ini bisa menjadi pusat edukasi games. Materi pelajarannya bisa diperoleh dari SEAMOLEC,” ujar Direktur SEAMOLEC Dr. Ir. Gatot Hari Priowirjanto kepada Singgalang di Padang, Kamis (12/2) seusai seminar nasional E-Learning.

Dikatakan Gatot, metoda dan cara belajar lewat games banyak memberikan manfaat kepada mahasiswa. Syaratnya harus ada email. SEAMOLEC sebuah lembaga pendidikan kini menawarkan program baru pengajaran, termasuk sistem belajar jarak jauh. Sistem itu dipadukan dalam materi yang akan disajikan.

Kini, SEAMOLEC sudah menjalin kerjasama dengan Fakultas Teknik Universitas Negeri Padang (FT-UNP). Keuntungan lainnya, mahasiswa ini bisa melakukan sharing pengetahuan berbasis teknologi informasi dengan negara tetangga yang ada di 8 negara Asia Tenggara.

“Mahasiswa FT-UNP bisa memanfaatkan multy case sebagai media belajarnya,” tutur Gatot lagi.
Seminar yang diikuti 400 peserta yang terdiri dari kalangan guru, dosen, mahasiswa, praktisi pendidikan itu dibuka secara resmi Rektor UNP Padang, Prof. Dr. Z. Mawardi Effendi.
Hadir pula Dekan Fakultas Teknik UNP, Ganefri serta sejumlah nara sumber seperti Kepala Dinas Pendidikan Sumbar, Burhasman Bur, Prof. Dr. Aljufri B. Syarif, M.Sc., Cahaya Kusuma Ratih dan Gatot Hari Priowirjanto yang juga menjadi nara sumber dari lembaga SEAMOLEC.
Menurut Gatot, lembaganya merupakan lembaga yang mengakses pendidikan guna mewujudkan mutu pendidikan. Ini menjadi prioritas SEAMOLEC, apalagi UNP Padang bakal mencetak tenaga pengajar, sehingga dengan adanya kemampuan ICT atau teknologi informasi, lebih memudahkan dalam mencapai sasaran pendidikan dimaksud.

“Target kita 50 perguruan tinggi negeri dan swasta. Sekarang, baru 23 perguruan tinggi, termasuk UNP Padang,” ujarnya menambahkan.
Selain itu, guru-guru yang masih memiliki ijazah D2 atau lulusan dari Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) bisa melanjutkan dan menamatkan program studi S1 lewat kerjasama yang dibangun. Malah, kata Gatot, guru bersangkutan tidak terganggu dengan kerja dan tugas rutinnya sebagai tenaga pengajar, sebab proses belajar mengajar tidak mengganggu pada aktivitas guru bersangkutan.
“Kerjasama dengan guru SD itu sudah dilakukan di Jawa Timur. Alhamdulillah, pendidikan jarak jauh yang dilakukan tersebut cukup memberikan kenyamanan dan ketenangan bagi guru. Karena, bekerja sambil belajar. Tapi, guru harus mempunyai email,” ujar Gatot seraya menambahkan target SEAMOLEC pada 4 tahun mendatang, adalah 300 ribu guru di penjuru tanah air ini.
Disebutkan, soal biaya juga sudah disubsidi. Artinya, biaya yang dikeluarkan tidak terlalu besar dan mahal. Di samping itu, model pembelajaran jarak jauh lewat sistem ini mampu memberikan kemudahan dan lebih efektif dan tepat sasaran.

“Karena, materinya juga disajikan lewat edukasi game. Ini lebih memberikan rasa betah dan menghilangkan kejenuhan bagi peserta didik,” sebutnya.
Sementara itu, Rektor UNP Padang, Z. Mawardi Effendi menyambut baik kerjasama tersebut. Malah, Rektor mendukung kerjasama yang banyak bermanfaat bagi UNP di masa mendatang. Sebab, dalam era sekarang penguasaan elektronic learning adalah dukungan teknologi pada pendidikan dengan medium pengajaran teknologi komputer.
“Sistem learning yang memanfaatkan multy case sangat membantu mahasiswa saat ini,” sebutnya. [Singgalang, 12/02/09]

Iklan

Responses

  1. Padang, kamu pasti bisa. Maju terus, kau tak akan gentar dengan tantangan, karena tantangan itulah yang akan membuka jendela kemajuanmu. Buang image yang mengatakan engkau tidak bisa bekerjasama. Hasil yang besar hanya dapat dicapai dengan kerjasama. “Urang awak bisa samao bakarajo, tapi indak bisa karajo samo” Left it behind.
    St. Parapatiah

  2. Saya senang membaca berita pak Gatot HP menjalin kerjasama dengan FT UNP. Saya mengenal beliau sejak tahun 2001.

    Yang perlu dicermati adalah gaya kerja seorang Gatot; CEPAT, TEPAT,EFISIEN. Saya sendiri direkrut oleh beliau untuk menjadi salah seorang pengasuh Bimbingan Penulisan Karya Tulis Ilmiah Online di SEAMOL:EC (South East Asian Minister of Education Organization Regional Open Learning Centre) hanya dalam waktu Lima Menit. Sangat profesional, gaya merekrut personal juga sangat profesional, jauh dari pola-pola konvensional yang kita kenal selama ini (Intinya: You bisa apa, buktikan kemampuan you di depan saya sekarang..!). jadi tidak ada itu berkas lamaran, etc…dan beliau tidak suka dengan orang yang ngomongnya berputar-putar (malereng), mendaki, atau menurun. Bicara dengan beliau adalah point to point.

    Demikian, buat semua teman-teman. Ambil kesempatan emas dari SEAMOLEC ini. Kenali lebih jauh Gatot HP ini.

    Salam

    Achjar Chalil
    Kordinator Tim Konsultan Revitalisasi INS Kayutanam

  3. […] Baca selengkapnya di : https://enewsletterdisdik.wordpress.com/2009/02/12/padang-akan-dijadikan-pusat-education-games/ […]


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: