Oleh: Redaksi e-Newsletterdisdik | Maret 25, 2009

Pembangunan SBI Harus Ada Dukungan Kabupaten/Kota

Pembangunan SBI Harus Ada Dukungan Kabupaten/Kota

Pelaksanaan pembangunan Sekolah Berstandar Internasional (SBI) Sumbar harus didukung kabupaten/kota melalui sharing dana dari APBD. Dari peraturan Mendiknas tentang SBI, untuk tahap awal, pemerintah melalui APBN membantu sebesar Rp 500 juta. Sementara, sisanya dianggarkan dari APBD kabupaten/kota dan provensi.

“Sesuai penandatangan Momerandum of Understanding (MoU) antara kabupaten/kota dengan Dirjen Mendiknas dengan bupati/walikota dan gubernur, SBI harus didukung daerah. Daerah harus mempersiapkan biaya operasional untuk pengadaan komputer, pendidikan guru,” kata Kepala Bidang SMP, SMA Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Sumbar Drs Muliardi MSi.

Hingga 2009 ini, terdapat 22 SBI di 19 kabupaten/kota. Untuk tingkat SMP terdapat 7 sekolah, SMA 6 sekolah dan SMK sekitar 9 sekolah. Khusus 9 SMA yang sudah berstandar internasional, jelas Muliardi sudah dimulai sejak 2007 lalu dengan bantuan yang digelentorkan pemerintah tiap tahun sekitar Rp 500 juta.

“Dalam aturannya pemerintah hanya membantu selama 3 tahun. Setelah itu, akan ditanggung pemeliharaannya oleh pemerintah daerah,” tambahnya.

13 Sekolah yang sudah SBI di Sumbar, diantaranya SMP 8 Padang (2007), SMP 1 Padang (2008), SMP Payokumbuah (2008), SMP Lubuak Basuang (2008). Dan 2009 ini, ada tiga sekolah yang SBI, yakni SMP 2 Gunuang Talang, SMP 1 Pariaman, SMP 1 Batusangka.

Penerapan SBI sendiri merupakan program dari dunia pendidikan untuk mempersiapkan sekolah nasional dengan peserta didiknya berdasarkan Standar Nasional Pendidikan (SNP) Indonesia dan taraf internasional. Lulusan dari SBI tersebut akan memiliki kemampuan daya saing internasional.

“Selain menghasilkan lulusan yang berkelas nasional dan internasional, siswa SBI akan menggunakan teknologi komunikasi informasi (Information Communication Technology/ICT),” katanya. Sementara sebagai sarana pendukung, selain dari kelengkapan sekolah dengan penerapan ICT, setiap tenaga pengajar juga harus mengantongi standar sebagai guru sekolah internasional [Padang Today]

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: