Oleh: Redaksi e-Newsletterdisdik | Juli 29, 2009

Pengamat: Sarjana Jangan Berharap Banyak Jadi PNS

Pengamat: Sarjana Jangan Berharap Banyak Jadi PNS

Padang (ANTARA News) – Pengamat Ekonomi Universitas Bung Hatta (UBH) yang juga Direktur Pascasarjana UBH Syafrizal Chan mengatakan tamatan universitas hendaknya mandiri dan tidak terlalu berharap banyak atas lowongan pekerjaan sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS).

“Tidak lama lagi lowongan PNS akan buka lagi. Biasanya yang masih belum bekerja ataupun sudah bekerja berduyun-duyun melamar posisi PNS,” katanya di Padang Sumatera Barat (Sumbar).

Dia mengatakan sebenarnya para sarjana yang baru tamat ataupun yang belum bekerja seharusnya bisa menciptakan lapangan pekerjaaan sendiri.

“Segala macam ilmu untuk mereka sudah dibekali, seharusnya mereka bukan mencari kerja lagi, tapi bagaimana menciptakan lapangan kerja sendiri,” katanya.

Membuka usaha menurut dia merupakan hal yang bisa dilakukan. Untuk memulai itu, mempunyai mimpi dan memilih orang yang tepat untuk dijadikan partner merupakan salah satu cara dalam memulai suatu usaha.

“Ratusan bahkan ribuan lulusan perguruan tinggi tidak usah mengharap menjadi pegawai negeri, tetapi mulailah membuka usaha sendiri dan kita yang menjadi “big bos”,” tegasnya.

Dia mengatakan untuk memulai suatu usaha dan berbisnis tidaklah sesulit seperti yang dibayangkan banyak orang. Tetapi dengan langkah-langkah dan prinsip yang diterapkan dalam berusaha akan membuat usaha yang dijalani berbuah kesuksesan.

“Banyak contoh orang yang sukses dalam usahanya, itu bisa dijadikan pedoman dan semangat dalam memulai langkah,,” katanya.

Yang perlu dilakukan ucap dia membangun networking, berani gagal, berani resiko lalu kerjakan apa yang akan dimulai dari sekarang.

Diakuinya, untuk melakukan hal itu memang tidak gampang, tetapi dengan motivasi yang ada pada diri seseorang akan membuat orang tersebut bisa meraih apa yang diimpikan.

Iklan

Responses

  1. himbauan klasik dan kuno;

  2. Pak Safrizal, ada dua hal yang perlu saya komentari terhadap pernyataan terurai di atas. pertam tentang “tamatan universitas hendaknya mandiri” dan kedua “janga berharap banyak jadi PNS”
    Konsep mandiri berawal dari pemahaman bahwa seseorang mampu berdiri sediri dengan kemampuan sendiri tanpa bantuan orang alin. Konsep tersebut laris manis di dunia usaha dan dunia pendidikan. Tapi sayannya mereka yang memahami konsep tersebut sepertinya kuda berkaca mata, yang kelihatan depan saja.
    kalau mau mandiri dunianya (masyarakatnya) dimana ? Pak safrizal kan tahu juga bahwa sarajana juga manusia, mereka itu kan makhluk sosial . Setiap orang (makhluk sosial) sangat membutuhkan “mitra kerjasama” dengan banyak orang. Kalau Pak Sarizal berusaha bejualan di kakilima atau membuat suatu kerjinan di rumah misalnya, mungkin pada suatu saat volume kerja tidak mungkin dikerjakan sendiri, apakah tidak akan tenaga orang lain ? sehingga Bapak bisa jadi “big boss”.
    Oleh sebab itu tinjau kembalilah filosofisnya konsep “mandri”. sebab memang itulah para sarjana tidak mampu mandiri. Dunia ekonomi adalah dunia sosial, sebut saja sistem produksi, sistem distribusi dan sistem konsumsi semua bisa berjalan secara harmonis bila berada dalam “komunitas”. Jangan lupa dengan kata patner diatas.
    Kedua, “mau” nya para sarjana berlomba memasuki dunia kerja “PNS” atau perusahaan swasta memang sebaiknya begitu. Sebab sarajana disiapkan dengan berbagai keahlian, proses penjaringan tenaga PNS atau karyawan perusahaan swasta itu adalah usaha mencocokan lapangan kerja denga keahlian sang sarjana. Hingga pihak pemerintah atau “big boss” bisa mendapatkan tenaga yang kwalifikasinya bagus.
    Jadi himauan yang seperti itu bisa mendatangkan kesulitan mendapatkan CPNS atau CP-nya. Atau bisakah Bapak menyatakan apa jeleknya kalau sarjan sangat antusias menjadi CPNS ?


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: