Oleh: Redaksi e-Newsletterdisdik | Februari 1, 2010

Teori Lama Tentang Gempa (yang terlupakan) Sepeda Motor Faktor Pemicunya

Teori Lama Tentang  Gempa (yang terlupakan)
Sepeda Motor Faktor Pemicunya

Oleh : Jalius HR

Jalius HR. Dosen FIP Univ. Negeri Padang

Sekilas tentang teori baru.

Teori Tektonik Lempeng (bahasa Inggris: Plate Tectonics) adalah teori dalam bidang geologi yang dikembangkan untuk memberi penjelasan terhadap adanya bukti-bukti pergerakan skala besar yang dilakukan oleh litosfer bumi. Teori ini telah mencakup dan juga menggantikan Teori Continental Drift yang lebih dahulu dikemukakan pada paruh pertama abad ke-20 dan konsep seafloor spreading yang dikembangkan pada tahun 1960-an.

Bagian terluar dari interior bumi terbentuk dari dua lapisan. Di bagian atas terdapat litosfer yang terdiri atas kerak dan bagian teratas mantel bumi yang kaku dan padat. Di bawah lapisan litosfer terdapat astenosfer yang berbentuk padat tetapi bisa mengalir seperti cairan dengan sangat lambat dan dalam skala waktu geologis yang sangat lama karena viskositas dan kekuatan geser (shear strength) yang rendah. Lebih dalam lagi, bagian mantel di bawah astenosfer sifatnya menjadi lebih kaku lagi. Penyebabnya bukanlah suhu yang lebih dingin, melainkan tekanan yang tinggi.

Lapisan litosfer dibagi menjadi lempeng-lempeng tektonik (tectonic plates). Di bumi, terdapat tujuh lempeng utama dan banyak lempeng-lempeng yang lebih kecil. Lempeng-lempeng litosfer ini menumpang di atas astenosfer. Mereka bergerak relatif satu dengan yang lainnya di batas-batas lempeng, baik divergen (menjauh), konvergen (bertumbukan), ataupun transform (menyamping). Gempa bumi, aktivitas vulkanik, pembentukan gunung, dan pembentukan palung samudera semuanya umumnya terjadi di daerah sepanjang batas lempeng. Pergerakan lateral lempeng lazimnya berkecepatan 50-100mm/a.

( Sumber image : http://img41.imageshack.us/i/350pxtecton…http://img41.imageshack.us/i/350pxtectonicplate )

Mengenang Kembali Teori lama.

Yang saya maksud dengan teori lama dalam tulisan ini adalah sebuah teori yang terdapat dalam Al-Quran, tepatnya dalam surat Az-Zalzalah ayat 1 dan 2

……..”Apabila bumi diguncangkan dengan guncangan yang dahsyat,  dan (karena) bumi telah mengeluarkan  kandungannya.”…….

Pada ayat pertama Allah memberitahukan bahwa bumi diguncang dengan guncangan yang dahsyat. Guncangan bumi biasanya kita kenal dengan nama gempa bumi. Ayat berikutnya yakni ayat kedua menjelaskan penyebabnya adalah karena bumi telah mengeluarkan kandungannya.

Berdasarkan data yang ada baik berdasarkan studi literatur maupun pengamatan dilapangan dapat dikemukakan fakta sebagai berikut;

Pertama, setiap hari penulis memperhatikan banyak sekali sepeda motor (semua kendaraan bermotor) yang berseliweran di darat laut dan udara. Semua kendaran tersebut  mengkonsumsi bahan bakar minyak bumi.

Jumlah kendaraan bermotor tersebut di seluruh dunia penulis memang tidak tahu. Tapi penulis yakin bahwa jumlahnya sangat banyak, jutaan barangkali.

Yang terlibat mengkonsumsi minyak bumi bukan saja kendaraan bermotor saja, akan tetapi pabrik bermotor juga. Namun jumlahnya penulis juga tidak tahu. Tapi penulis berkeyakinan di seluruh dunia jumlahnya mungkin jutaan.

Berapa jumlah kendaraan bermotor dan pabrik bermortor mungkin untuk sementara dapat saja kita abaikan. Namun jumlah bahan bakar minyak yang dikonsumsinya sangat penting untuk diperhatikan dan dijadikan sebagai alat analisa.

Berdasarkan data produksi minyak OPEC pada tahun 2006 saja diperoleh angka lebih 25 juta barel minyak di sedot setiap hari dari perut bumi. Angka tersebut belum termasuk jumlah minyak yang disedot oleh negara yang tidak termasuk anggota OPEC. Bayangkan saja 1 barel setara dengan 159 liter.

Kalau kita coba-coba mengkalkulasikannya 25.000.000. x  159 liter =  3.775.000.000. liter atau setara dengan 3.775.000. meterkubik.

Pembaca dapat mengira, berapa  mk perbulan  dan berapa mk pertahun ?

Itu baru salah satu poin dari pengeluaran kandungan perut bumi.

Kedua. Kita dapat juga menambahkan satu poin lagi yang tidak kalah hebatnya pengeluaran kandungan perut bumi, yakni material atau gas yang keluar dari gunung berapi. Berapa banyak jumah gunung berapi di seluruh dunia ? Berapa jumlah volume material yang keluar tiap bulan atau tahun ?

Setelah kandungan perut bumi keluar, pasti ada bagian bumi yang berongga, makanya bumi itu pada bagian tertentu begerak, atau mengerut, sehingga terjadi bumi bergoyang dengan goncangan yang dahsyat, yang disebut dengan gempa.  Dalam ayat berikutnya Allah mengabarkan kepada kita, bawa yang demikian itu adalah perintahNya. Az-alzalah ayat 5.

……….. karena sesungguhnya Tuhanmu telah memerintahkan (yang sedemikian itu)   kepadanya …….

Teori ini bagaikan kita memakai pasta gigi. Bila tabung pasta gigi itu kosong bagian kepalanya maka kita aka memencet bagian belakangnya, agar berisi kembali. Makanya dengan adanya gempa tersebut ladang minyak yang  mungkin akan kering dapat berisi kembali. Sehingga sampai saat ini masih saja  minyak bumi berproduksi untuk kita konsumsi. Tentu ada berkahnya kan ?

Mukin saja semakin banyak motor semakin sering terjadi gempa atau semakin kuat getarannya. Semoga kita bersiap-siap dengan semua resiko. Allahu’alam bisawab.

Selamat  berargumentasi, semoga ada  manfaatnya untuk pengembangan pemikiran.

Lubuk Buaya,  Januari  10

Iklan

Responses

  1. Menurut Teori seperti yang diungkapkan oleh Neal Adams dalam video animation about his theory that the Earth is growing, bahwa “Bumi Mengambang”. Silahkan klik videonya di :

    http://vodpod.com/watch/1278225-bumi-mengembang

    Dan Harun Yahya juga mengungkapkan bahwa alam semesta dan jagat raya juga mengambang silahkan baca artikelnya di :

    http://zulfikri.wordpress.com/2008/03/03/mengembangnya-alam-semesta/

    Wassalam,
    Zulfikri.

  2. ———————————-
    اَلسَّلاَ مُ عَلَيْكُمْ وَرَ حْمَةُا تُهُ اللهِ وَبَركَا تُهُ
    ———————————
    Terima kasih atan respon yang diberikan oleh Pak Zul.

    Bandingngannya diberikan oleh Pak zul sanga bagus, terutama untuk didiskusikan.

    Sangat bagus sekali sebagai bahan berfikir bagi ahli geologi atau fisikawan.

    saya berharap ada semoga ada memberikan analisa logis terhadap apa yang saya tulis dan apa yang usung oleh Pak Zul.

    Mari kita unjukan mana fakta dan mana hipotesa.

    wassalam
    Jalius HR

  3. yang di kemukakan P’ Jalius adalah salah satu penyebab gempa, yang di analisanya memlaui ayat alquran, Kalau kita tinjau dengan fisikanya ini berkatan dengan ilmu Fluida, di mana fliuda yang udah di keluarkan akan menimbulakan rangga besar yang kosong di bawah perut bumi, rangga ini haruslah di isi kembali agar bumi ini tetap stabil, karena bumi ini harus stabil setiap saat, untuk mengisi kekosongan rongga karena fluidanya atau mineral lain yang telah di keluarkan dari perut bumi ini maka terjadi gempa, bisa jadi yang mengisi kekosongan itu fluida lainnya atau mineral lainnya atau rongga lobang itu jatuh kebawah, sehingga terjadi pergeseran pada kerak bumi.
    Itu adalah menurut analisa saya
    Seperti yang juga pernah kami bahas dalam Tim Pengintegrasian Bencana Alam Pada Mata Pelajaran yang relevan ( Fisika Dan Geografi)

  4. ———————-
    Terima kasih Buk Des.
    ————————–

    Kalau bisa Buk Des kirimkan ke alamAt saya lengkapnya teori tentang ‘Fluida’, barangkali sangat mendukung pembuktian dengan fakta empiris.
    Kita tunggu dari teman atau pakar yang lain.

    selamat berargumentasi.
    wassalam
    Jalius. HR

    • Saya juga dikasih ya Bu Linda. Karena masih ada teman2 yang tidak percaya hubungan maksiat dengan gempa.

      Telah nampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan karena perbuatan tangan manusia, supaya Allah merasakan kepada mereka sebahagian dari (akibat) perbuatan mereka, agar mereka kembali (ke jalan yang benar).” (QS. Ar-Rûm : 41)
      http://jihadbukankenistaan.com/jalan-petunjuk/anjuran-untuk-berbuat-perbaikan-dan-peringatan-akan-bahaya-berbuat-kerusakan-di-muka-bumi.html

      “Dan janganlah kamu membuat kerusakan di muka bumi, sesudah (Allah) memperbaikinya.” (QS. Al-A’râf : 56)

      “Dan janganlah kalian mentaati perintah orang-orang yang melewati batas, yang membuat kerusakan di muka bumi dan tidak mengadakan perbaikan.” (QS. Asy-Syu’arô` : 151-152)

  5. nice inpo…

    thanks…

  6. betul tu pak memang manusia sekarang sudah ingkar dan jauh dari nilai agama sesungguhnya, yag datang pada hari ini bukan hanya cobaan tapi sudah siksaan, yang mana dalam alqur’an sudah banyak diceritakan tentang para nabi yang terdahulu, dalam surat al a;raf pak


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: