Oleh: Redaksi e-Newsletterdisdik | Maret 17, 2010

Gubernur dan Guru Janji Berlaku Jujur di UN

Gubernur dan Guru Janji Berlaku Jujur di UN

Muslim – Padang Today

Gubernur dan guru serta kepala dinas pendidikan menandatangani komitmen untuk berlaku jujur dan objektif di UN. foto: humas pemprov

Guru dari seluruh kabupaten dan kota se-Sumbar bersama Gubernur menandatangani komitmen bersama untuk berlaku jujur dan objektif dalam melaksanakan ujian nasional (UN) 2010. UN untuk SMP 28-31 Maret dan 22-25 Maret untuk SMA. Dengan adanya janji bersama itu, diharapkan kredibilitas guru bisa terjaga dan dipertanggungjawabkan.

Penandatanganan komitmen bersama dilaksanakan di auditorium Unand Limau Manis Padang, di sela-sela kegiatan Sosialisasi Tekhnis Pelaksanaan Ujian akhir Sekolah Berstandar Nasional (SD/MI/SDLB) dan Ujian Nasional (SLTP sederajat dan SLTA sederajat Tahun Ajaran 2009-2010) Tingkat Sumatera Barat, Senin (15/03/2010).

Gubernur Sumbar Marlis Rahman mengimbau para guru untuk mempersiapkan anak didiknya menghadapi UN dan memberi pengertian pada mereka, agar tidak terpancing dengan isu adanya kunci jawaban UN. Pasalnya, pada tahun lalu, sebagian siswa tidak lulus karena terpedaya dengan kunci jawaban palsu. “Kunci jawaban UN tersebut sebetulnya adalah kesiapan anak didik untuk menghadapi Ujian Nasional itu sendiri,” ujarnya.

Gubernur sangat berharap agar selalu muncul siswa-siswa berkualitas dari Sumbar, karena sejak dulu daerah ini selalu melahirkan tokoh intelektual yang membawa harum nama daerah ini di tingkat nasional.

Dia pun mengimbau Bupati dan Wali Kota di daerah ini untuk dapat melakukan pengawasan dan memfasilitasi agar pelaksanaan UN di Sumbar dapat terlaksana dengan mengedepankan norma kejujuran dan objektivitas.(*)

Iklan

Responses

  1. SEMOGA TIDAK SEKEDAR KOMITMEN DI ATAS KERTAS SAJA

  2. Semoga ini menjadi titik awal untuk berkompetensi lebih sehat, ayo buktikan!

  3. Alhamdulillah sudah ada inisiatif dari pemprov untuk memfasilitasi kegiatan ini….kita semua berharap kepala sekolah yang bermuka “dua” tidak ada lagi di SUMBAR ini sehingga apa yang menjadi targetan pemprov tentang pendidikan tercapai….kami menyampaikan dan menyerukan J A U H I dan T I N D A K kepala sekolah bermuka dua……

  4. Sosialisasi UN itu bagus dan buat komitmen itu juga bagus benar. Tindak lanjutnya ditunggu ya Pak? Tapi tidak itu saja, untuk bisa siswa mencapai nilai standar UN 5,5 pemerintah sangat harus memperhatikan apakah 8 standar pendidikan oleh sekolah-sekolah pemerintah sudah dipenuhi? Masih banyak sekolah tidak punya pustaka atau klu punya tidak lebih dari gudang kertas bekas yang tidak terurus. Masih ada labor IPA dijadikan ruang belajar krn kekurangan ruang kelas. Masih banyak sekolah kita yang punya labor komputer bekas tak layak pakai. Komitmen saja tidak cukup. Perlu dipenuhi 8 standar pendidikan sesuai uu pendidikan. tq. DIWARMAN

  5. Langkah maju telah di awali dengan komitmen dan sosialisasi UN, mudah2 ini menjadi batu loncatan untuk lebih maju di kemudian hari.

    wassalam

    Desmalinda

  6. ————————-
    َلسَّلاَ مُ عَلَيْكُمْ وَرَ حْمَةُا تُهُ اللهِ وَبَركَا تُهُ
    ——————————
    Bagus juga berita ini, termasuk juga komentar di atas.

    Yang perlu saya ingatkan adalah jangan banyak berharap “Kejujuran akan lahir di arena politik

    Kerjakan saja tugas yang telah ada dengan sungguh-sungguh, hasilnya akan baik.

    wassalam
    jalius


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: