Oleh: Redaksi e-Newsletterdisdik | Maret 19, 2010

Sri Mulyani Indrawati Pusing Uang Kuliah

Sri Mulyani Indrawati Pusing Uang Kuliah

Sri Mulyani Indrawati, Menteri Keuangan

[Jawa Pos] PUTRA Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati tahun ini mulai mengenyam bangku kuliah. Seperti orang tua calon mahasiswa lain, mantan menteri PPN/kepala Bappenas itu mengatakan terperanjat dengan besarnya biaya masuk sebuah universitas negeri terkemuka di Jakarta. Untuk jurusan tertentu, uang masuk di universitas favorit itu puluhan hingga ratusan juta rupiah.

”Saya yang menteri saja begitu tahu tuition (biaya masuk) kuliah di almamater saya langsung puyeng,” kata Sri Mulyani sambil memegang kening. ”Anggaran pendidikan yang bertriliun-triliun itu lari ke mana? Mengapa masyarakat tidak merasa mendapat apa-apa,” tanya ibu satu putri dan dua putra itu.

Sebagai menteri keuangan, Ani -sapaan karibnya- hafal dengan hitung-hitungan alokasi anggaran pendidikan. Menurut dia, separo anggaran seharusnya digunakan untuk memperbaiki kualitas pendidikan tinggi. Sebab, pendidikan tingkat SD-SMP menjadi tanggung jawab kabupaten dan provinsi menanggung kualitas pendidikan tingkat SMA.

Dengan pembagian tugas itu, di atas kertas alokasi anggaran di Depdiknas seharusnya dialokasikan untuk pendidikan tinggi. ”Tapi, kok uang masuk kuliah masih semahal itu?” keluh pejabat berusia 48 tahun itu. Alumnus SMA 3 Semarang itu menilai, pembelanjaan anggaran pendidikan harus dibenahi sehingga tidak terjadi kekecewaan di masyarakat.

”Kalau anggaran pendidikan sudah besar, mengalahkan anggaran infrastruktur dan subsidi, tapi kualitas pendidikan tidak meningkat, itu artinya double losses,” tuturnya. (noe/oki)

Iklan

Responses

  1. Ibu Ani aja pusing dengan biaya penidikan anaknya, apalagikita ya?
    Selama ini b’Ani sibuk kalimemikirkan uang trilinan untuk Bank2 yang pailit,
    Uang triliunan yang disalurkannya untuk bank bandel dan pailit diamerasa itu sah-sah saja dan itu ndak banyak menurutnya, Tapi dengan uang hanya puluhan juta untuk pendidikan anaknya dia dah merasa pusing. Dia merasa amat banyak uang yang dikeluarkan untuk pendidikan anaknya. dan diamerasa heran dengan dana pendidikan.
    Wah ini suatu hal yang ironis untuk duniapendidikn kita

    Wassalam

    Desmalinda

  2. ———————
    َلسَّلاَ مُ عَلَيْكُمْ وَرَ حْمَةُا تُهُ اللهِ وَبَركَا تُهُ
    ——————————–
    Jangan “Sudah Gaharu Cendana Pula”

    Kemana uang itu ? kan sudah jelas untuk ” Bos ”

    wassalam
    Jalius.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: