Oleh: Redaksi e-Newsletterdisdik | April 25, 2010

Angka Kelulusan Angka Kelulusan di Sumbar Melorot

Angka Kelulusan di Sumbar Melorot

Laporan wartawan KOMPAS Ingki Rinaldi
Minggu, 25 April 2010 | 19:34 WIB

PADANG, KOMPAS.com – Angka kelulusan pelajar tingkat SMA, Madrasah Aliyah atau MA, dan SMK di Provinsi Sumatera Barat pada tahun 2010 melorot drastis jika dibandingkan dengan tingkat kelulusan pada 2009. Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Provinsi Sumatera Barat, Burhasman, Minggu (25/4/2010) mengatakan penurunan itu terjadi untuk jumlah total sebanyak 59.574 pelajar SMA, MA, dan SMK se-Sumbar.

Untuk tingkat SMA jurusan IPA, prosentase kelulusan sebesar 96,95 persen atau turun dibandingkan tahun lalu sebesar 99,33 persen. Untuk jurusan IPS, prosentase kelulusan sebesar 90,39 persen, turun jika dibandingkan tahun lalu sebesar 96,07 persen.

Adapun prosentase kelulusan di tingkat MA jurusan IPA, tercatat sebesar 89,57 persen atau turun jika dibandingkan tahun 2009 sebesar 93,34 persen. Prosentase kelulusan MA jurusan IPS tercatat sebesar 77,27 persen atau turun jauh dibandingkan prosentase kelulusan ta hun 2009 sebesar 96,43 persen.

Penurunan yang cukup tajam dari prosentase kelulusan pelajar juga terjadi di tingkat SMK dengan angka sebesar 78,40 persen yang jauh lebih rendah jika dibandingkan prosentase kelulusan tahun lalu sebesar 93,6 persen.

Iklan

Responses

  1. ————————-
    اَلسَّلاَ مُ عَلَيْكُمْ وَرَ حْمَةُا تُهُ اللهِ وَبَركَا تُهُ
    ———————————
    Ada sebuah PR untuk Pak BUr (usulan )

    Pertama, Jangan bersedih, bikin saja alasan bahwa kita dapat musibah….”supaya kamu jangan berduka cita terhadap apa yang luput dari kamu, dan supaya kamu jangan terlalu gembira terhadap apa yang diberikan-Nya kepadamu. Dan Allah tidak menyukai setiap orang yang sombong lagi membanggakan diri”…Qs.57:23. salah satu maksud yang terkandung dalam ayat ini adalah stabilitas emosi.

    Kedua, mungkin perlu semacam penelitian dan analisis. Terutama tentang prosentase dan kwalitas.
    Prosentase kelulusan yan tinggi apakah kwalitas juga tinggi ?
    Sebaliknya prosentase kelulusan rendah apakah kwalitas juga rendah ?

    Makanya kita mengutamakan yang mana ?
    Kalau jawabannya kwalitas tinggi dengan prosentase kelulusan juga tinggi, akan sulit, mungkin hanya angan-angan.

    Persoalan ini ya tanggung jawab kita semua, tentu saja khususnya sekolah sekolah.

    Melalui media ini juga saya ingin bertanya sama Pak Marjohan (sebagai pakar shool heling), bagai mana prestasi sekolah Pak marjohan dibandingkan dengan sekolah lain ?
    Saran yang lain, adalah kita harus banyak instropeksi diri (kedalam sistem sekolah) ketimbang banyak melihat keluar sebagai perbandingan.

    Temukan apa kelemahan proses dari sistem yang berjalan. Mungkin ada komponen yang sangat perlu dibenahi. Kita harus lebih banyak melihat ke jalan ketimbang banyak menengaok kekiri atau kekanan.
    dengan demikian walau kita banyak kekurangan namun perjalanan kita akan lancar juga. Insya Allah.

    Demikian sementara, semoga kedepannya kita lebih serius dalam berfikir dan bertindak.

    Wassalam.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: