Oleh: Redaksi e-Newsletterdisdik | April 26, 2010

Ada Sekolah yang Kejujurannya Abu-abu, Putih Bahkan Hitam

Ada Sekolah yang Kejujurannya Abu-abu, Putih Bahkan Hitam

PadangKini.com | Senin, 26/04/2010, 9:03 WIB

Drs. Burhasman Bur, MM., Kepala Disdikpora Prov. Sumatera Barat

PADANG–Tingkat kejujuran sekolah dalam pelaksanaan Ujian Nasional SLTA 2010 akan dievaluasi Dinas Pendidikan Sumatera Barat. Ada sekolah yang dikelompokkan dengan kriteria putih (jujur), abu-abu (setengah jujur setengah tidak) dan hitam (tidak jujur).

“Kita akan melakukan evaluasi tingkat kejujuran di masing-masing sekolah, tahun lalu kita telah mengelompokan sekolah dengan kriteria sekolah abu-abu, putih bahkan hitam, ini kita lihat berdasarkan pola jawaban mereka yang membutuhkan proses,” kata Kepala Dinas Pendidikan Sumatera Barat Burhasman Bur, kemarin.

Evaluasi tingkat kejujuran pelaksanaan UN tingkat SLTA tahun lalu secara nasional cukup memprihatinkan. Berdasarkan hasil evaluasi Kementerian Pendidikan Nasional, tahun lalu hanya satu provinsi yang tingkat kejujurannya di atas 50 persen dari total sekolah yang ada di sana yakni Jogjakarta.

Sementara 32 provinsi lainnya, tingkat kejujurannya dibawah angka 50 persen, bahkan Provinsi Gorontalo menduduki angka tertinggi sekolah yang masuk daftar hitam alias tidak jujur. Angkanya mencapai 84,85 persen dari total 66 sekolah di sana. (oca)

Iklan

Responses

  1. yang lalu biarkanlah berlalu, namun tahun ini juga perlu diadakan pengelompokan ulang, dan bila perlu dibuatkan team khusus guna mengawasi jalanya proses ujian sehingga hasil dari ujian tersebut memang betul-betul murni. Menurut saya hal itu perlu guna mengukur keberhasilan pendidikan ditinjau dari segi proses pembelajaran, kurikulum pembelajaran, serta sistem pembelajaran.
    kalau di ingat pembelajaran pada jaman dahulu, sistem pembelajaran pada jaman 20 tahun yang lalu atau bahkan lebih, mungkin sistem pembelajarannya tidak moderen namun hasilnya insyALLAH lebih baik. dalam artian baik yaitu kualitas dari individu pelajarnya lebih berkompeten. sebab disiplin, kejujuran itu dijunjung tinggi. terimakasih dan mohon maaf bila tulisan saya ini menyinggung.

  2. ———————–
    اَلسَّلاَ مُ عَلَيْكُمْ وَرَ حْمَةُ اللهِ وَبَرَ كَا تُه
    ——————————-

    Betul apa yang dikatakan sdr. Darlis tersebut di atas.

    Tempo hari saya telah sampaikan, terkait dengan soal kejujuran. yakni untuk itu “Perlu sangsi”. Kejujuran tidak akan dapat dibina dengan baik kalau sangsi tidak ada, atau lemah.
    Sebagai pribadi yang mengalami perlakuan sangsi, saya pernah kena rotan di Suaru, saya pernah berdiri satu jam di depan kelas dengan satu kaki, saya pernah mengangkut pasir dari sungai kesekolah karena tidak masuk sekolah pada “harpitnas”.
    Hal yang sederhana seperti itu sangat berkesan dalam ingatan saya sebagi proses penyadaran. Makanya sangsi harus diberikan kepada pelanggar aturan.
    Apun bentuk peringatan, apapun bentuk ancaman, tapi tidak pernah memberikan sangsi yang menimbulkan berdampak psikologis, soal kejujuran dan kedisiplinan hanya utopia belaka.

    Demikian saja, semoga hidyah Allah menyertai kita.
    Wassalam.

  3. Bpk Kpl Dinas Yth,
    Saya sangat setuju UN dilaksanakan, tapi saya menilai bahwa pelaksanaannya sangat belum fair. Kita bersikeras menyatakan tidak ada kunci (asli/palsu) beredar, tetapi kenyataannya sangat banyak anak kurang mampu mendapat nilai 100. (Aneh?).
    Kemudianlah lihat hasil evaluasi, putih, abu-abu dan hitam. Kata Bapak tahun lalu sudah dilakukan pengelompokkan sekolah berdasarkan kriteria ini. Tapi saya belum mendengar tindak lanjut pembinaan terhadap sekolah yang abu-abu atau hitam.
    Demikian Pak, terima kasih

    Diwarman, M.Si
    Guru Kimia SMA Negeri 2 Batusangkar

  4. Silahkan baca Tanggapan Bpk. Drs. Burhasman Bur, MM. Ka DISDIKPORA Prov. Sumatera Barat di Mailinglist PGOL KLIK DISINI,


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: