Oleh: Redaksi e-Newsletterdisdik | Mei 16, 2010

Lomba Kompetensi Puncak Proses Kreatif Siswa

Lomba Kompetensi Puncak Proses Kreatif Siswa

—–

JAKARTA – [Kemendiknas] Wakli Menteri Pendidikan Nasional Fasli Djalal menilai Lomba Kompetensi Siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) 2010 sejatinya bukan sekadar lomba. “Di belakang ini, ada beribu-ribu jam kerja siswa, guru-guru, didukung oleh kepala sekolah dan dinas untuk memfasilitasi kreativitas para siswa,” katanya ketika membuka lomba tersebut Kamis (13/05) malam, di Hall D Pekan Raya Jakarta (PRJ). Hadir dalam pembukaan ini Direktur Jenderal Manajemen Pendidikan Dasar dan Menengah Suyanto,Inisiator pertama lomba Wardiman, Wakil Gubernur Papua Barat, Wakil dari Komisi X DPR RI, Farlin,  dan para siswa SMK seluruh Indonesia yang mengikuti kompetisi tersebut.

Menurut Fasli, proses kreatif para siswa berlangsung sangat panjang hingga akhirnya bisa sampai ke ajang lomba kompetensi ini. “Dan kita harus menghargai proses yang panjang, melelahkan, berkeringat dan berdarah-darah untuk mendapatkan hasil yang terbaik itu,” katanya.

Acara pembukaan tersebut diawali dengan laporan Ketua Panitia Lomba, Suyanto. Selanjutnya, penyerahan piala bergilir yang tahun lalu menjadi kebanggaan Jawa Timur kepada Ketua Panitia. Seusai sambutan Wakil Mendiknas, acara dilanjutkan dengan oratorium bianglala nusantara persembahan siswa siswi SMK Negeri  10 Bandung.

Kemudian, perwakilan siswa dan dewan juri mengucapkan janji dan ikrar. Peserta berjanji akan menjunjung tinggi sportivitas dan akan menjaga persahabatan sesama peserta. Para juri pun berjanji untuk menjaga nama baik dan kehormatan juri, patuh terhadap tata tertib penjurian lomba, menjunjung tinggi sportivitas dan objektivitas, bersikap adil serta tidak memihak dalam kondisi apapun.

Terakhir ikrar siswa SMK pun diucapkan untuk menjunjung tinggi tugas dan kewajiban, dalam mempersiapkan diri sebagai generasi muda yang cerdas dan mandiri, mencintai dan bangga terhadap produk dalam negeri demi kebangkitan ekonomi dan kesejahteraan anak negeri, mengembangkan diri menjadi insan yang kreatif dan inovatif dalam mendorong industri nusantara. Tidak lupa, semboyan kompetisi pun terus dikumandangkan: SMK Bisa! (lin)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: