Oleh: Redaksi e-Newsletterdisdik | Oktober 11, 2010

Juklak Jabatan Fungsional Pengembang Teknologi Pembelajaran ‘Diteken’

Juklak Jabatan Fungsional Pengembang Teknologi Pembelajaran ‘Diteken’

JAKARTA – Kementerian Pendidikan Nasional (Kemdiknas) bersama Badan Kepegawaian Negara (BKN) melakukan penandatanganan peraturan bersama tentang petunjuk pelaksanaan (juklak) jabatan fungsional pengembang teknologi pembelajaran dan angka kreditnya.

Penandatanganan dilakukan oleh Menteri Pendidikan Nasional (Mendiknas) Mohammad Nuh bersama dengan Kepala BKN Edi Topo Ashari di Kemdiknas, Jakarta, Kamis (6/5/2010).

Peraturan bersama ini juga berisi tentang petunjuk pelaksanaan (juklak) jabatan fungsional guru dan angka kreditnya., serta juklak jabatan fungsional pranata laboratorium pendidikan dan angka kreditnya.

Mendiknas menyampaikan, juklak ini terbitkan guna memberikan penghargaan terhadap prestasi yang diraih. Pengakuan itu, kata Mendiknas, sangat penting karena ada orang yang prestasinya bagus, tetapi prestasi itu tidak diapresiasi. “Prestasi tadi seakan-akan tidak bisa kita kenal karena rumusnya tidak ada. Karena tidak dikenal tidak bisa kita berikan apresiasi,” katanya.

Dengan diterbitkannya tiga juklak ini, kata Mendiknas setidaknya sudah bisa memberikan pengakuan terhadap prestasi. Selain itu, juklak ini terkait dengan promosi dan kenaikan pangkat. “Tidak kalah penting pegawai bisa merencanakan karirnya,” katanya.

Direktur Jenderal Peningkatan Mutu Pendidik dan Tenaga Kependidikan Kemdiknas Baedhowi menyampaikan, peraturan bersama ini merupakan juklak dari Peraturan Menteri Negara Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi No. 16 Tahun 2009 tentan Jabatan Fungsional Guru dan angka kreditnya. “Semua yang berkaitan dengan kenaikan pangkat yang dilakukan oleh Kemdiknas harus mendapatkan pengakuan dari BKN,” katanya

Baedhowi menyebutkan, ada tiga hal terkait kenaikan pangkat. Pertama adalah program induksi bagi guru untuk menjadi pegawai negeri sipil (PNS). Baedhowi mengatakan, selama satu tahun pertama, guru menjalani masa percobaan. Penilaian dilakukan oleh kepala sekolah, guru-guru, dan pengawas. “Kalau dinyatakan baik baru bisa mengikuti prajabatan untuk diangkat menjadi PNS,” katanya.

Guru yang akan naik pangkat, kata Baedhowi, juga diwajibkan untuk menulis karya tulis ilmiah. Sebelumnya, kata Baedhowi, penulisan karya ilmiah untuk naik dari golongan IVA ke IVB, namun sekarang dimulai dari golongan IIIB untuk naik pangkat ke golongan IIIC. “Mereka wajib menulis karya ilmiah,” katanya.

Baedhowi melanjutkan, pada masa pangkat tertentu guru harus mengikuti program pelatihan atau continous professional development (CPD) dan peningkatan kompetensi. Waktunya selama 180 jam dalam waktu empat tahun. Pelatihan meliputi pelatihan secara reguler, seminar, atau kegiatan-kegiatan untuk peningkatan mutu. “Itu perubahannya untuk menjadikan guru konsisten dan professional, ” ujarnya.

sumber : http://kemdiknas.go.id

Keterangan:
Silahkan download “PERATURAN MENTERI NEGARA PENDAYAGUNAAN APARATUR NEGARA NOMOR: PER/2/M.PAN/3/2009 TENTANG JABATAN FUNGSIONAL PENGEMBANG TEKNOLOGI PEMBELAJARAN DAN ANGKA KREDITNYA” [klik disini]

Iklan

Responses

  1. Mudah2an menulis karya Ilmiah menjadi hobby guru2 sehingga tidak menjadi beban…. untuk naik pangkat… dan sukses selalu…..Amin….

  2. Juklak yang bagus andaikata bisa diaplikasikan dengan sepenuh hati, baik oleh guru maupun pihak kemdiknas, pokok permaslahan yang selalu timpang di dunia pendidikan kita banyak tertumpu pada oprasinal finansial, disatu sisi guru dituntut untuk selalu kreatif dan profesional, sementara tuntutan kebutuhan harian, bulanan, seorang guru dan keluarganya kian menghimpit, masalah klasik memang, tapi jika dengan sepenuh hati, insyaAllah semua akan teratasi, sebagaimana harapan dari juklak ini. semoga, amin YRA.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: