Oleh: Redaksi e-Newsletterdisdik | April 21, 2011

Gubernur Lantik Tiga Pejabat Eselon II

Gubernur Lantik Tiga Pejabat Eselon II

Padang Ekspres • Kamis, 21/04/2011 11:51 WIB • (mr)

PENGGANTI JAMES: Gubernur Sumbar Irwan Prayitno memberikan ucapan selamat kepada

Di hadapan jajarannya, Gubernur mewanti-wanti anak buahnya agar bekerja dengan benar sehingga tidak terjerat hukum.

Ketiga pejabat baru itu; Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Kadisbudpar) Sumbar dijabat Burhasman Bur, menggantikan pelaksana tugas Prita Wardhani Harahap setelah ditinggal James Hellyward.

Posisi Burhasman sebagai Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Sumbar, diisi mantan Kepala Dinas Pariwisata Padangpariaman, Syamsurizal. Pria bertubuh tinggi jangkung ini, diketahui sejak 1 April menjabat Kadis Pariwisata, dan menjadi Kepala Dinas Pendidikan Padangpariaman selama 3,5 tahun sebelumnya.

Posisi Kepala Badan Pendidikan dan Pelatihan Provinsi yang dijabat Plt Zulfa Tarmina, digantikan Eddy Soeyono. Pria berambut putih itu, dulunya menjabat sekretaris Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sumbar.

Gubernur mengakui perombakan kabinetnya butuh waktu lama karena memilih pejabat andal tidaklah mudah. ”Mereka sudah melalui tahap fit and proper test. Kami (Gubernur dan Wagub) sudah mempertimbangkan kandidat yang mampu mengisi kekosongan jabatan itu. Berdasarkan hasil itulah kami tetapkan tiga pejabat ini,” jelas Irwan usai pelantikan pejabat eselon II di auditorium Gubernuran, Rabu (20/4).

Uji kelayakan dan kepatutan calon pejabat eselon II itu, kata Irwan, juga dihadiri bupati dan wali kota. Meski begitu, Gubernur menyadari keputusannya masih saja mendapat kontra dari sebagian kalangan. ”Salah seorang anggota DPRD sempat sangsi mengangkat Burhasman sebagai Kadisbudpar karena dinilai tidak berkompeten. Ada juga yang mengecam melalui short message service (SMS) terkait pengangkatan Syamsurizal  karena dari luar Pemprov. Menanggapi itu, saya katakan posisi eselon II lebih pada manajerial, sedangkan pelaksanaan teknis merupakan tugas eselon III. Pemilihan para pejabat itu telah sesuai prosedur karena memiliki nilai pemetaan potensi cukup baik,” jelas Irwan.

Untuk pemetaan potensi eselon III sedang difinalisasi. Minggu depan, pengukuran kinerja pejabat eselon tiga melalui target dan hasil yang dicapai serta kompetensi. ”Dalam waktu setahun ini kami sudah bisa menilai bagaimana kinerja dan kemampuan pejabat eselon itu. Kalau dia tidak pantas dan tidak mampu memegang amanat, ya kita bisa lakukan penyegaran lagi,” jelas kader PKS itu.

Berdasarkan hasil pemetaan potensi pejabat eselon II, Irwan menyebut hasilnya cukup memuaskan. Penilaian itu dijadikan pertimbangan gubernur dan wagub menempatkan pejabat itu. Kerja SKPD pun akan diawasi ketat dalam setahun ini. ”Dalam waktu setahun ini, jika ada unit yang bekerja tidak tepat seperti mengundang tamu tapi minta bayaran, tersangkut pada masalah hukum, langsung di-nonjob-kan pejabat itu,” tegasnya.

Kepada Kepala Disdikpora baru, dia meminta anggaran pendidikan dalam APBD 2012 ditingkatkan hingga 20 persen. Tak ada lagi pengurangan ataupun pemotongan terhadap anggaran pendidikan. Dengan begitu, Kadisdikpora harus mampu memberikan penjelasan program pendidikan ke depan sehingga APBD tidak dipotong DPRD.
”Juga diminta agar Kadis yang baru bisa memastikan anggaran pendidikan berkarakter senilai Rp38,5 miliar yang diawal tahun lalu ditolak DPRD, bisa dianggarkan pada APBD perubahan,” jelasnya.

Kepada Burhasman, Gubernur yakin pada orang sekampungnya itu mampu memenej Disbudpar dengan baik meski bukan berlatar belakang pendidikan pariwisata dan kebudayaan. Sedangkan kepada kepala Badan Diklat, Irwan meminta melakukan kegiatan yang dapat menunjang kinerja PNS.

Menanggapi itu, Kepala Disdikpora Syamsurizal mengatakan untuk sementara menjalankan rencana yang telah terprogram pejabat lama. Namun, yang akan menjadi perhatiannya adalah meningkatkan taraf pendidikan dan menuntaskan wajar 9 tahun yang kini baru mencapai angka partisipasi kasar (APK) 96 persen.

”Kita akan programkan tuntas wajar 9 tahun dan mulai program belajar 12 tahun. Serta, program pendidikan berkarakter seperti yang diinginkan Gubernur Sumbar. Semoga saja program ini bisa berjalan lancar,” jelasnya. 


Responses

  1. Selamat kepada bapak syamsurizal, semoga dapat menjalankan amanah ini dengan baik. Tingkatkan mutu pendidikan, tingkatkan mutu guru.

  2. Saya mantan murid pak Syamsurizal yang ngajar Fisika dan (Mantan Wali Kelas 3 Fisika 1) di SMA Ampek Angkek Canduang Tamatan th 1988, Mengucapkan SELAMAT atas dilantiknya Pak Yung sebagai Kepala Disdikpora Prov. Sumbar….semoga Pendidikan di Sumbar Mampu berkompetitif dg Parovinsi Maju lainnya…

  3. Selamat kepada Bapak Yung ( Bpk Syamsurizal ). Semoga Tuhan selalu memberi kesehatan dan kekuatan dalam memikul amanah yang telah dibebankan kepundak beliau. dan semoga Pendidikan di Sumbar dapat bertambah maju. Dari Vetri Ardi di SMAN 1 Ampek Angkek.

  4. […] Demikian berita Singgalang, 12 April 2011 di halaman A-8 dengan judul : Berlokasi di Padang Panjang, SMA Berasrama Sumbar Mulai 2011. Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora) Provinsi Sumatra Barat Drs. Burhasman Bur menyampaikan hal itu dalam jumpa pers. Kini, Burhasman telah menjadi Kepala Dinas Pariwisata. […]

  5. […] Demikian berita Singgalang, 12 April 2011 di halaman A-8 dengan judul : Berlokasi di Padang Panjang, SMA Berasrama Sumbar Mulai 2011. Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora) Provinsi Sumatra Barat Drs. Burhasman Bur menyampaikan hal itu dalam jumpa pers. Kini, Burhasman telah menjadi Kepala Dinas Pariwisata. […]


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: