Oleh: Redaksi e-Newsletterdisdik | Oktober 6, 2011

Master Plan e-Pendidikan Indonesia 2012 – 2016


Responses

  1. Hebat Negara Kita… Tetapi Kasihan Generasi Yang Berikut…

    ICT adalah teknologi yang “Paling Tidak Tepat Guna” untuk Pendidikan Umum Yang Bermutu di Indonesia. ICT dapat membunuh kreativitas, sangat terbatas oleh kekurangan infrastruktur, maupun biaya perawatan yang sangat mahal, banyak sekolah tidak dapat merawat sekolah saja, maupun ratusan komputer (puluhan juta secara nasional)….

    Pembelajaran “Berbasis-ICT” adalah pembelajaran yang diatur 100% dari media dan program-nya… Di mana ada kesempatan untuk mengolahragakan otak atau meningkatkan individualisme, pikiran kritikal, analisis, kreativitas, inovasi, dan kemandirian? Tidak ada…. Mengapa mengarah ke Pendidikan Untuk Robot?

    “Puluhan ribu sekolah dalam keadaan rusak atau ambruk termasuk 70% sekolah di DKI Jakarta – Di Jakarta Saja, 179 Sekolah Tidak Layak Pakai! – Hampir 80% Gedung Sekolah di Pesawaran Rusak, dll”,”Jumlah ruang kelas (SD dan SMP) rusak berat juga meningkat, dari 640,660 ruang kelas (2000-2004 meningkat 15,5 persen menjadi 739,741 (2004-2008).” (ICW)

    ‎”Disiapkan Rp 20,4 Triliun untuk Rehab 153 Ribu Ruang Kelas” – “Jumlah ruang kelas (SD dan SMP) rusak berat 739.741 ” ???

    Jumlah kelas yang rusak ringin berapa? Jumlah kelas yang tidak punya fasilitas dasar berapa? Yang tidak punya cukup guru atau perpustakawan/wati berapa?

    Dengan rasio: “Satu Komputer Untuk 2.000 Siswa” jelas TIK bukan solusinya, kan?

    Komputer-komputer yang ada di sekolah-sekolah umum belum cukup untuk belajar ilmu Teknologi Informasi Komunikasi (TIK), apa lagi menggunakan TIK untuk belajar. http://TeknologiPendidikan.Com

    Kayaknya Kita tidak perlu Master Plan e-Pendidikan, kita pelu SDM Yang Bermutu di Kemdiknas, kan?

    “Korupsi terjadi di semua tingkatan dari KemenDikNas, dinas pendidikan, hingga sekolah” – “Dinas pendidikan telah menjadi institusi paling korup dan menjadi isntitusi penyumbang koruptor pendidikan terbesar dibanding dengan institusi lainnya.” (ICW)

    Salam Pendidikan

  2. Kejam, tapi ini merupakan sebuah fakta yang terjadi akhir2 ini !

  3. Kekurangan sarana dan SDM “melek” ICT jangan jadikan kendala tuk “menyingkirkan” Program “Pembelajaran Berbasis ICT” tuntutan zaman mengharuskan Pendidik tuk “melek” ICT agar dapat efektif + efisien memfasilitasi “peserta didik” gali potensi tuk jadi SDM berkualitas dan bermanfaat di masyarakat

    • @chandrafisika – Ini Bukan Isu Infrastruktur Saja, Isu Mutu…

      “ICT adalah teknologi yang “Paling Tidak Tepat Guna” untuk Pendidikan Umum Yang Bermutu di Indonesia. ICT dapat membunuh kreativitas, sangat terbatas oleh kekurangan infrastruktur, maupun biaya perawatan yang sangat mahal, banyak sekolah tidak dapat merawat sekolah saja, maupun ratusan komputer (puluhan juta secara nasional)…. ”

      “ICT dapat membunuh kreativitas” – http://TeknologiPendidikan.Com

      ICT (khusus LCD) juga dapat mengancam perkembangan Pembelajaran-Aktif (Student Centered Learning) yang adalah Kunci Untuk Pendidikan Yang Bermutu.

      Kalau ingin meningkatkan Mutu Pendidikan – http://Metodologi.Com

      Salam Pendidikan


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: