Oleh: Redaksi e-Newsletterdisdik | November 13, 2011

Sjafruddin Prawiranegara Masuk Kurikulum

Sjafruddin Prawiranegara Masuk Kurikulum

Apakah akan disebut sebagai Presiden kedua Republik Indonesia?

Syafruddin PrawiranegaraVIVAnews – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan akan memasukkan nama Sjafruddin Prawiranegara sebagai Pahlawan Nasional dalam kurikulum pendidikan sejarah Indonesia. Semasa hidupnya Sjafruddin diakui pernah menjabat sebagai Perdana Menteri Pemerintah Revolusioner RI dan Presiden Republik Persatuan Indonesia (RPI) di masa pergolakan daerah.

“Siapa saja yang pernah memberikan kontribusi bagi bangsa, apakah itu sudah dikategorikan sebagai tokoh nasional, dan sudah dibuktikan juga dengan pemberian kehormatan berupa tokoh sejarah, maka wajar, bahkan tanpa diminta pun sebenarnya pemberian harus lebih aktif untuk menggali nilai-nilai dari para tokoh itu sebagai bagian dari pembelajaran sejarah,” kata Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhammad Nuh di Istana Negara, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta, Rabu, 9 November 2011.

Menurut M. Nuh, pengakuan negara atas Sjafruddin sebagai pahlawan nasional otomatis memasukkannya sebagai bagian sejarah. Hal ini pun diakuinya perlu diketahui oleh masyarakat luas, melalui lembaga pendidikan. “Sekarang kan juga sudah ada. Kalau dia tak ada dalam sejarah masa orang tahu beliau pernah menjadi Presiden tahun 1948-1949,” ujarnya.

“Kalau sejarah itu merekam apa yang sudah terjadi, maka biarkan apa yang sudah terjadi itu, jangan pakai istilahnya kacamata konvergen, diperbesar atau diperkecil. Biarkan menggunakan kacamata datar. Apa adanya,” katanya.

M. Nuh mengatakan meski selama ini masyarakat mengetahui Soeharto adalah Presiden RI yang kedua, namun dia yakin adanya pemberian tanda kehormatan kepada Sjafruddin, maka masyarakat luas dapat menerimanya.

“Itu sudah ada dalam sejarah, semua orang tahu itu masa transisi. Maka biarkan sejarah itu berbunyi apa adanya dan itulah yang kita sampaikan ke masyarakat, jangan dikurangi jangan ditambahi. Jadi apa adanya. Jangan sampai nilainya berbeda,” ujarnya.

Seperti diketahui, kemarin, Selasa, 8 November 2011, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menganugerahkan tanda kehormatan kepada Sjafruddin Prawiranegara sebagai pahlawan nasional di Istana Negara. Sjafruddin dianggap pantas menerima anugerah ini karena pernah menjabat sebagai Pemimpin Pemerintah Darurat Republik Indonesia.

Baca : Sjafruddin Prawiranegara Wikipedia


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: