Oleh: Redaksi e-Newsletterdisdik | November 28, 2011

Video Hari ini : The Evolution of Technology and the Human Race


Video hari ini :

The Evolution of Technology and the Human Race

 

Baca Artikel Terkait :

  1. How college prep is killing high school A narrowing focus means more dropouts, says an expert
  2. Guru Abad 21 : Technology In Education – Why?
Oleh: Redaksi e-Newsletterdisdik | November 28, 2011

Kisah Tragis Dibalik Lagu “Hymne Guru”


Kisah Tragis Dibalik Lagu “Hymne Guru”

Siapa yang tak kenal lagu ini lirik hymne guru berjudul “Pahlawan Tanpa Tanda Jasa“? Masih terngiang betapa di era 1980-an, lagu ini sangat sering dinyanyikan di sekolah-sekolah. Sebab setiap upacara bendera pada hari Senin, lagu ini selalu dinyanyikan.



Istilah “pahlawan tanpa tanda jasa” bahkan kemudian menjadi ikon yang disematkan kepada para guru. Siapa sangka bila “sang pahlawan” yang tanpa tanda jasa itu sejatinya dialami si pencipta lagu tersebut. Ya, Sartono, pencipta lagu yang juga guru itu di masa senjanya hidup dalam kesederhanaan. Laki- laki asal Madiun yang genap berusia 72 tahun, 29 Mei ini, tinggal rumah sederhana di Jalan Halmahera 98, Madiun. Sejak ia mengajar musik di SMP Purna Karya Bhakti Madiun pada 1978, hingga “pensiun” pada 2002 lalu, Sartono tetap menyandang guru honorer. Ia tak punya gaji pensiunan, karena statusnya bukan guru Pegawai Negeri Sipil (PNS).
Baca Lanjutannya…

Oleh: Redaksi e-Newsletterdisdik | November 26, 2011

Sambutan Mendikbud hari guru 2011


Oleh: Redaksi e-Newsletterdisdik | November 25, 2011

Pemerataan Guru Diatur Lima Kementrian


Pemerataan Guru Diatur Lima Kementrian

JAKARTA, JPNN.COM—Terhitung mulai Januari 2012, lima menteri negara sepakat untuk melakukan penataan dan pemerataan guru pegawai negeri sipil (PNS). Kelima kementerian tersebut antara lain, Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenpanRB), Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Menteri Dalam Negri (Mendagri), Menteri Keuangan (Menkeu) dan Menteri Agama (Menag).
Baca Lanjutannya…

Oleh: Redaksi e-Newsletterdisdik | November 24, 2011

Hijrah Itu Merubah


Hijrah Itu Merubah

Oleh : Drs. H. Athor Subroto, M. Si*)

Walau tampaknya berbeda antara hijrah Rasul dengan hijrah kaum Muslimin di zaman global, namun esensinya memiliki kesamaan. Di zaman Rasulullah, ada dua esensi melekat. Pertama, Rasulullah Saw dan para sahabatnya – hijrah, berpindah dari Makkah ke Madinah. Kedua, ingin merubah kondisi kaum Muslimin dari tertekan – kepada kebebasan menyebarkan dan menjalankan syariatnya.

Di era global-pun juga demikian. Pindahnya seorang tokoh – dari suatu tempat ke tempat lain  untuk penguatan iman di daerah baru. Dari sini diharapkan perkembangan Islam semakin meluas dan kokoh. Contoh, pendirian masjid di suatu tempat – adalah suatu upaya pengembangan Islam di tempat yang tandus. Diharapkan – dakwah Islamiyah semakin meluas.

Baca Lanjutannya…

Oleh: Redaksi e-Newsletterdisdik | November 23, 2011

“Refleksi” Terima Kasih Malaysia


Selamat “Hari Guru” Indonesia,

“Refleksi” Terima Kasih Malaysia

Terima kasih Malaysia telah mengajari kami menghargai budaya bangsa kami sendiri (batik, reog ponorogo, rasa sayange) apabila tanpa pengakuan kalian Negara kami tidak akan pernah menghargai budaya sendiri karena pemudanya disibukkan dengan kebanggan budaya luar.

Terima kasih Malaysia telah menyediakan ribuan lapangan pekerjaan (TKI) disaat kami tidak bisa menyediakan lapangan kerja yang layak bagi saudara-saudara kami (perlakukan mreka dengan lebih layak yah)

Baca Lanjutannya…

Oleh: Redaksi e-Newsletterdisdik | November 23, 2011

Remaja Perlu Memiliki Visi dan Misi Untuk Masa Depan


Remaja Perlu Memiliki Visi dan Misi Untuk Masa Depan

Oleh: Marjohan
Guru SMAN 3 Batusangkar

Kata visi bukan merupakan kosa kata baru untuk kita dengar. Di mana-mana banyak orang menempelkan visi mereka. Pemerintahan, perusahaan sampai kepada grup-grup aktivitas sosial juga memiliki visi sendiri untuk bergerak ke depan. Sekolah tempat penulis mengabdi juga punya visi yaitu ‘menciptakan generasi cemerlang berdasarkan imtaq (iman dan taqwa) dan Iptek (Ilmu pengetahuan dan tekhnologi).

Visi adalah pandangan ke depan atau keinginan yang perlu diwujudkan  di masa depan. Visi juga dapat dikatan sebagai cita-cita yang ingin dicapai. Anak sekolah yang hidup dalam beberapa  tahun silam, mungkin tahun 1960-an, 1970-an dan tahun 1980-an,  masih punya cita-cita. “Kalau kamu besar nanti kamu mau jadi apa ?”. “Saya mau jadi presiden, jadi guru, jadi polisi, jadi pilot, jadi tentara, jadi dokter”.

Baca Lanjutannya…


Mengajarkan Mendahulukan Yang Kanan,
Ajarkan mendahulukan yang kanan sekali pun ia
seorang yang kidal

Oleh : Drs. Marijan
Praktisi Pendidikan di SMP 5 Wates Kulon Progo DIY

Pada  umumnya masyarakat telah menetapkan bahwa bagian kanan tubuh ini identik dengan hal-hal yang baik. Sebaliknya bagian kiri diidentikkan dengan hal-hal yang lebih rendah derajadnya. Lepas dari sifat khusus seseorang misalnya kidal. Adat sudah menggariskan bahwa bagian tubuh yang kanan (tangan, kaki,telinga) diposisikan  untuk perlakuan hal-hal yang baik. Oleh karenanya masyarakat memperlakukan untuk hal-hal yang baik, bagian kanan itu didahulukan.

Misalnya, menerima sesuatu dari pemberian orang lain, berwudlu, masuk masjid, memasukkan makanan ke mulut, memberikan sesuatu kepada orang lain  dan sebagainya. Hal-hal semcam itu diharapkan menggunakan/mendahulukan bagian yang kanan. Jadi masuk masjid diharapkan kaki kanan dulu yang maju, makan menggunakan tangan kanan, dan berwudlu mendahulukan yang kanan.

Baca Lanjutannya…

Oleh: Redaksi e-Newsletterdisdik | November 13, 2011

Sjafruddin Prawiranegara Masuk Kurikulum


Sjafruddin Prawiranegara Masuk Kurikulum

Apakah akan disebut sebagai Presiden kedua Republik Indonesia?

Syafruddin PrawiranegaraVIVAnews – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan akan memasukkan nama Sjafruddin Prawiranegara sebagai Pahlawan Nasional dalam kurikulum pendidikan sejarah Indonesia. Semasa hidupnya Sjafruddin diakui pernah menjabat sebagai Perdana Menteri Pemerintah Revolusioner RI dan Presiden Republik Persatuan Indonesia (RPI) di masa pergolakan daerah.

“Siapa saja yang pernah memberikan kontribusi bagi bangsa, apakah itu sudah dikategorikan sebagai tokoh nasional, dan sudah dibuktikan juga dengan pemberian kehormatan berupa tokoh sejarah, maka wajar, bahkan tanpa diminta pun sebenarnya pemberian harus lebih aktif untuk menggali nilai-nilai dari para tokoh itu sebagai bagian dari pembelajaran sejarah,” kata Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhammad Nuh di Istana Negara, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta, Rabu, 9 November 2011.

Baca Lanjutannya…


Kuota Belum Ditetapkan, Guru Jangan Tertipu Sertifikasi Guru 2012 Pakai Sistem Online

JPNN  Berita Pemerintahan  Minggu, 13/11/2011 – 06:05 WIB  jpnn

guru

JAKARTA – Pelaksanaan sertifikasi guru yang kacau pada 2011 tak menyurutkan langkah pemerintah untuk melanjutkan program tersebut. Bedanya, untuk 2012, proses sertifikasi lebih banyak menggunakan internet.

Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Penjaminan Mutu Pendidikan (BPSDMP-PMP) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Syawal Gultom menuturkan, pihaknya sudah melansir data nama bakal calon (balon) peserta sertifikasi 2012.

Baca Lanjutannya…

Oleh: Redaksi e-Newsletterdisdik | November 12, 2011

Video hari ini : Hanya 2 Hari, 200 Wanita Katolik Jadi ‘Muslimah’


Video hari ini :
Hanya 2 Hari, 200 Wanita Katolik Jadi ‘Muslimah’

REPUBLIKA.CO.ID, SAN BERNARDINO – Corinno Ordonez bukan seorang Muslim. Ia penganut Katolik taat. Bertahun-tahun, ia memendam tanda tanya tentang mengapa perempuan Muslim mengenakan jilbab. “Seperti apa rasanya?” katanya.

Pucuk dicinta ulam tiba. Ia menerima tantangan organisasi mahasiswa Muslim di California State University San Bernardino untuk mengenakan jilbab. Ini adalah program mereka untuk lebih mengenalkan Islam dan meningkatkan saling pengertian antarumat beragama.
Baca Lanjutannya…

Oleh: Redaksi e-Newsletterdisdik | November 12, 2011

Perangkat Lunak Tes Indonesia Diluncurkan


Perangkat Lunak Tes Indonesia Diluncurkan

JAKARTA, KOMPAS.com — Indonesia mampu mengembangkan perangkat lunak (software) ujian elektronik atau E-Asesmen untuk sekolah-sekolah. Penyelenggaraan E-Asesmen ini diharapkan dapat mengantisipasi kebocoran dan kecurangan hingga memberi penliaian obyektif.

Pengembangan perangkat lunak E-Asesmen yang bisa dilaksanakan secara online (menggunakan komputer) atau offline (tercetak) itu dilakukan perusahaan pengembang perangkat lunak pendidikan Indonesia yang telah memiliki reputasi internasional, Pesona Edu.

Baca Lanjutannya…

Oleh: Redaksi e-Newsletterdisdik | November 2, 2011

HAJI DAN KURBAN


HAJI DAN KURBAN

Oleh : Drs. H. Athor Subroto, M. Si

اَلسَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهْ

اَلْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِىْ فَرَضَ عَلَى عِبَادِهِ الْمُؤْمِنِيْنَ حَجَّ الْبَيْتِ الْحَرَامِ مَنِ اسْتَطَاعَ إلَِيْهِ سَبِيْلاً. اَشْهَدُ اَنْ لَااِلَهَ اِلَّااللهُ رَبُّ الْعِزَّةِ. وَاَشْهَدُ اَنَّ سَيِّدَنَا مُحَمَّداً عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ لَا نَبِيَّ بَعْدَهُ. صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَبارِكْ عَلَى نَبِيِّ الرَّحْمَةِ وَسَيِّدِالْاءُ مَّةِ. سَيِّدِنَا وَمَوْلَانَا وَقُرَّةِ اَعْيُنِنَا مُحَمَّدٍ كَاشِفِ الْغُمَّةِ وَشَفِيْعِ الْأُمَةِ. وَعَلَى اَلِهِ وَصَحْبِهِ وَذُرِّيَّاتِهِ وَسَاءِرِ مَنْ اِتَّبَعَ دِيْنِهِ مِنْ يَوْمِ هَذَا اِلَى يَوْمِ الدِّيْنِ يَوْمَ الْجَزَاء وَيَوْمَ اْلقِيَامَة. اَمَّابَعْدُ: فَيَا اَيُّهَاالَّناسُ اتَّقُوْااللهَ فَقَدْ فَازَالْمُتَّقُوْنَ.قَالَ اللهُ تَعَالَى فِى الْقُرْأَنِ الْكَرِيْمِ فَلَمَّا بَلَغَ مَعَهُ السَّعْيَ قَالَ يَا بُنَيَّ إِنِّي أَرَىٰ فِي الْمَنَامِ أَنِّي أَذْبَحُكَ فَانظُرْ مَاذَا تَرَىٰ ۚ قَالَ يَا أَبَتِ افْعَلْ مَا تُؤْمَرُ ۖ سَتَجِدُنِي إِن شَاءَ اللَّـهُ مِنَ الصَّابِرِينَ

Kaum Muslimin Rahimakumullah

Saya mengajak diri saya sendiri dan saudara-saudaraku semua – untuk selalu meningkatkan takwa dengan sebenar-benarnya. Melaksanakan perintah Allah dan meninggalkan larangan-Nya. Kita sadar, bahwa dengan iman yang kuat – akan selamat hidup di dunia dan akhirat.

Saudara-saudara yang berbahgia.

Saat ini umat Islam dari berbagai penjuru dunia – telah berkumpul di Makkah dan Madinah. Mereka memenuhi panggilan Nabi Ibrahim As – untuk menunaikan ibadah Haji, rukun Islam yang kelima.

Baca Lanjutannya…


Video Hari Ini :

Dosen Indonesia di Indiana University of Pennsylvania (IUP) – Liputan Feature VOA Oktober 2011

Lihat kisah pemuda-pemudi berprestasi di rantau ini. Dua dosen Indonesia yang sukses sebagai pengajar di perguruan tinggi AS. Selamat hari Sumpah Pemuda!

Oleh: Redaksi e-Newsletterdisdik | Oktober 26, 2011

Analisis SWOT Sekolah Jenjang SD, SMP dan SMA


Analisis SWOT Sekolah Jenjang SD, SMP dan SMA

Oleh : Isma Nita
Penulis Kompasiana

A. Pendahuluan

Analisis SWOT secara sederhana dipahami sebagai pengujian terhadap kekuatan dan kelemahan internal sebuah organisasi, serta kesempatan dan ancaman lingkungan eksternalnya. SWOT adalah perangkat umum yang didesain dan digunakan sebagai langkah awal dalam proses pembuatan keputusan dan sebagai perencanaan strategis dalam berbagai terapan (Johnson, dkk., 1989; Bartol dkk., 1991).

Langkah pertama dalam analisis SWOT adalah membuat sebuah lembaran kerja dengan jalan menarik sebuah garis persilangan yang membentuk empat kuadran, keadaan masing-masing satu untuk kekuatan, kelemahan, peluang/kesempatan, dan ancaman. Secara garis besar lembaran kerja tersebut diperlihatkan dalam lembar-1. Langkah berikutnya adalah membuat daftar item spesifik yang berhubungan dengan masalah yang dihadapi di bawah topik masing. Dengan membatasi daftar sampai 10 poin atau lebih sedikit, untuk menghindari generalisasi yang berlebihan (Johnson, et al., 1989).

Baca Lanjutannya…

Oleh: Redaksi e-Newsletterdisdik | Oktober 22, 2011

Mengembangkan Pembelajaran Sains yang Kontekstual, Efektif, dan Menyenangkan


Mengembangkan Pembelajaran Sains yang Kontekstual, Efektif, dan Menyenangkan

OlehDrs Marijan
(Praktisi Pendidikan di SMPN 5 Wates Kulonprogo Yogyakarta)

Kurikulum mutakhir dalam pendidikan kita dikenal dengan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan. Kurikulum sains SMP ini menekankan pada pemberian pengalaman secara langsung kepada siswa dalam mempelajari peristiwa yang terjadi di lingkungan sekitar, kehidupan sehari-hari dan masyarakat modern yang sarat dengan teknologi. Dari pengertian ini perlu sekali mengembangkan sejumlah keterampilan proses pada siswa sehingga mereka mampu menjelajahi dan memahami alam sekitar. Ketrampilan proses ini meliputi ketrampilan mengamati dengan seluruh indera, mengajukan hipotesis, menggunakan alat dan bahan secara benar dengan selalu mempertimbangkan keselamatan kerja, mengajukan pertanyaan, menggolongkan, menafsirkan data dan mengkomunikasikan hasil temuan secara beragam, menggali dan memilih informasi faktual yang relevan untuk menguji gagasan-­gagasan atau memecahkan masalah sehari-hari (KTSP Sains SMP, 2006)

Baca Lanjutannya…

Oleh: Redaksi e-Newsletterdisdik | Oktober 18, 2011

Kemdiknas Berubah Jadi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan


Kemdiknas Berubah Jadi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan

Jakarta -[www.kemdiknas.go.id] – Menteri Pendidikan Nasional Mohammad Nuh menyampaikan, Kementerian Pendidikan Nasional akan berubah menjadi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud). Dalam mengemban tugasnya, Mendiknas akan mendapat satu tambahan wakil menteri yang membidangi kebudayaan.

“Besok (Selasa), Insya Allah kemungkinan beliau (Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono) akan mengumumkan adanya perubahan. Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata akan berubah menjadi Kementerian Pariwisata dan Ekonomi  Kreatif, sedangkan di sini berubah jadi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan,” kata Menteri Nuh ketika memberikan keterangan pers di Kemdiknas, Jakarta, Senin (17/10).

Baca Lanjutannya…

Oleh: Redaksi e-Newsletterdisdik | Oktober 15, 2011

Pendidikan Karakter Bangsa


Pendidikan Karakter Bangsa

Oleh : Dedi Suherman
Guru SDN 1 Jati Kec. Batujajar Kab. Bandung Barat

Pendidikan Karakter Bangsa adalah pendidikan yang mengembangkan nilai-nilai budaya dan karakter bangsa pada diri peserta didik sehingga mereka memiliki dan menerapkan nilai-nilai tersebut dalam kehidupan dirinya, sebagai anggota keluarga, masyarakat, dan warga negara yang religius, nasionalis, produktif, kreatif dan inovatif.

Secara programatik pendidikan  karakter bangsa di sekolah adalah usaha bersama semua guru dan kepala sekolah melalui semua mata pelajaran dan budaya sekolah dalam membina dan mengembangkan nilai-nilai budaya dan karakter bangsa pada peserta didik. Pembinaan dan pengembangan pendidikan karakter bangsa terjadi melalui proses aktif peserta didik di bawah bimbingan guru dalam kegiatan belajar.

Baca Lanjutannya…

Oleh: Redaksi e-Newsletterdisdik | Oktober 12, 2011

Syarat Naik Pangkat Guru PNS Disoal Harus Membuat Artikel dan Dimuat Media Massa


Syarat Naik Pangkat Guru PNS Disoal
Harus Membuat Artikel dan Dimuat Media Massa

JAKARTA, [JPNN.COM – Rabu, 05 Oktober 2011] – Sekitar setahun lagi, Peraturan Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Permenpan) Nomor 16 Tahun 2009 tentang Jabatan Fungsional Guru dan Angka Kreditnya, berlaku efektif. Sebagian guru menyoal peraturan tersebut. Sebab, dalam permenpan itu setiap naik golongan kepangkatan, guru wajib membuat artekel yang dimuat di media Massa.

Diantara yang mempersoalkan aturan tersebut, adalah guru-guru yang tergabung dalam Federasi Serikat Guru Indonesia (FSGI). Kepala Bidang Pengembangan Profesi FSGI Ujang Subiatun menjelaskan, aturan yang mewajibkan para guru membuat artikel dan dimuat di media massa itu memberatkan guru.

Baca Lanjutannya…

« Newer Posts - Older Posts »

Kategori

%d blogger menyukai ini: